Debat Kelima, Prabowo Malah Sanjung China dan Salahkan Presiden-presiden Sebelumnya | OPINI.id
 Debat Kelima, Prabowo Malah Sanjung China dan Salahkan Presiden-presiden Sebelumnya

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto beranggapan kalau pemerintahan yang ada sekarang salah arah dan telah terjadi deindustrialisasi. Ini semua disebabkan tidak adanya strategi baik yang dijalankan oleh pemerintah.

Menurut Prabowo, perekonomian Indonesia keluar jalur sehingga tidak dapat menyejahterakan rakyat sesuai Pasal 33 UUD 1945. Perekonomian Indonesia saat ini malah dinilainya lebih menguntungkan asing.

Tonton live streaming Debat Pilpres Kelima di Opini.id sekarang!

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam debat Pilpres 2019 kelima di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019) saat sesi tema ekonomi.

Namun, usai menyerang Jokowi, Prabowo menyebut kesalahan tersebut bukan semata-mata kesalahan Jokowi. Menurutnya, hal tersebut adalah kesalahan bersama bangsa Indonesia dan sudah berjalan puluhan tahun.

Selanjutnya Prabowo juga membela Jokowi dengan menyatakan kalau ia tidak menyalahkan petahana melainkan keadaan sudah salah arah sejak presiden-presiden Indonesia sebelumnya termasuk mertuanya Soeharto.

Ia pun membandingkannya dengan Republik Rakyat Tiongkok alias China. Prabowo menyanjung China yang sudah berhasil bangkit dari keterpurukan ekonomi.

"Saya terus terang saja saya tidak menyalahkan Pak Jokowi. Ini masalah kesalahan kita sebagai bangsa dan sudah berjalan puluhan tahun. Kita harus berani koreksi diri. Kita harus contoh Republik Rakyat Tiongkok yang sudah maju dan hebat. Kesalahan besar presiden sebelum-sebelum bapak," jelasnya.

Menurut Prabowo, Republik Rakyat Tiongkok berhasil menghilangkan kemiskinan dalam 40 tahun dan tidak ada salahnya Indonesia mencontoh. 

Pada tema ekonomi ini, Jokowi menjawab pertanyaan seputar strategi dan kebijakan konkret untuk menjaga kestabilan sektor pertanian dan perikanan. Pertanyaannya bagaimana cara agar bisa menarik milenial hingga bisa menjadikan Indonesia sebagai negara agraris dan maritim yang sukses di dunia.

Jokowi memastikan jika saat ini Indonesia sudah tidak tergantung dari luar negeri karena sudah lama mengekspor, baik itu kelapa sawit, karet, dan perikanan. Strategi ke depan menurut Jokowi adalah membangun semua infrastruktur agar bisa terjangkau sehingga terjadi pemerataan fasilitas pendukung di seluruh Indonesia.

Menurutmu Prabowo Subianto blunder gak sih?
Blunder
Gak kok
2448 votes

Komentar (19)

Fresh