Survei Masih Buktikan Jokowi Menang (Lagi) | OPINI.id
Survei Masih Buktikan Jokowi Menang (Lagi)

Masyarakat Indonesia sudah tahu jika kedua capres ini memang punya perbedaan karakter. Jika capres 01 Jokowi kerap sabar menghadapi isu hoaks dan fitnah yang menyerangnya. Kubu 02 Prabowo justru sebaliknya.

Prabowo kerap menunjukkan kemarahan dan emosi terutama saat membahas permasalahan antek asing dan kekayaan yang dicuri di setiap pidatonya. Jokowi pun berpesan kepada para pendukungnya agar tidak gampang terhasut oleh hoaks yang terkait dirinya.

Seperti beberapa waktu lalu hoaks soal tidak adanya adzan lagi bahkan sampai melegalkan pernikahan sesama jenis. “Saya ajak ke semuanya sekali lagi, dalam waktu tinggal 5 hari lagi, jangan sampai masyarakat goyah gara-gara fitnah, kabar bohong, hoaks, hasutan-hasutan. Ini yang harus diwaspadai betul,” tegasnya di Sentul saat kampanye terbuka.

Jelang final debat capres ini, ternyata Jokowi masih menang di atas angin melawan Prabowo Subianto. Menurut Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengatakan pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin  masih akan memenangkan pemilihan presiden 2019.

Bahkan Denny mengklaim jika Jokowi dan Ma’ruf akan menang telak. “Jokowi di ambang menang telak,” jelasnya dalam sebuah konferensi pers di kantor LSI Denny JA.

Buat yang protes, sabar survei ini dilakukan pada tanggal 4-9 April 2019 loh bukan sudah lama. Survei ini menggunakan 2 ribu responden. Survei pun dilakukan di 34 provinsi di Indonesia dengan metode multistage random sampling. Bahkan wawancara pun dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan simulasi kertas suara. Margin of error survei ini adalah 2,2 persen.

Hasilnya elektabilitas Jokowi - Ma'ruf berada di rentang 55,9 - 65,8 persen. Adapun lawan mereka, pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno berada di rentang 34,2 - 44,1 persen. "Artinya jika elektabilitas Jokowi-Maruf menggunakan batas bawah elektabilitas saat ini 55,9 persen, dan Prabowo-Sandi menggunakan batas atas 44,1 persen, Jokowi - Maruf diproyeksikan tetap menang telak dengan selisih di atas dua digit," ucap Ardian.

Menurut Ardian, Jokowi-Maruf yang unggul di atas dua digit dari Prabowo-Sandi ini konsisten sejak Agustus 2018. Ia berujar sejak pendaftaran calon presiden, elektabilitas Jokowi-Maruf sebesar 52,2 persen, sementara Prabowo-Sandi sebesar 29,5 persen.

Kamu percaya sama hasil survei apa nanti hasil hitungan akhir pencoblosan?
Hasil akhir saja
Survei
Dua-duanya
177 votes

Komentar

Fresh