10 Seri Kapal Pengawas Perikanan Penjaga Perairan Indonesia | OPINI.id
10 Seri Kapal Pengawas Perikanan Penjaga Perairan Indonesia

Sebagai Negara Maritim, keberadaan kapal pengawas perikanan memang sangat diperlukan oleh Indonesia. Sesuai dengan amanat di Undang-Undang No. 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, kapal pengawas perikanan memiliki tugas penting, kapal pengawas perikanan dapat menghentikan, memeriksa, membawa, dan menahan kapal yang diduga melakukan pelanggaran. 

Luas total wilayah Indonesia adalah 7,81 juta km2 yang terdiri dari 2,01 juta km2 daratan, 3,25 juta km2 lautan, dan 2,55 juta km2 Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) tentunya memerlukan pengawasan di darat maupun di lautan yang begitu luas. Inilah kapal pengawas perikanan yang dimiliki Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI: 

KP Ocra 02/kkp.go.id
  1. Kapal Patroli (KP) Orca

Kapal patroli ini terdiri dari 4 unit yaitu KP Ocra 01, KP Orca 02, KP Orca 03 dan KP Orca 04. KP Orca termasuk jenis kapal Fast Patrol Boat, dibangun tahun 2014 oleh PT. Daya Radar Utama, Jakarta. Kapal ini memiliki kecepatan jelajah 24 knot atau 44,45 km per jam dan bobot mati 533 GT.  Dengan dimensi 60 m x 8.20 m x 4.37 m kapal ini dibangun menggunakan material baja dan aluminium untuk badan kapalnya.

Kapal patroli yang mampu menampung 24 orang ABK ini, dilengkapi ruang rapat, lounge room dan pastinya kamar bagi para ABK. Tak hanya itu, yang paling penting dari kapal patroli adalah adanya alat komunikasi yaitu peralatan HF, VHF, Telsat, NBDP dan Imarsat-C serta alat navigasi berupa Radar Arpha, GPS, Satnav dan Echo Sounder. Dengan mesin induk  2 x 2560 HP dan mesin bantu 2 x 253 HP kapal patroli seri Orca ini mengonsumsi BBM mesin Induk 715 Liter/jam dengan kapasitas BBM 138.000 Liter untuk masing-masing kapal seri ini.

KP Hiu Macan Tutul 01/kkp.go.id
  1. Kapal Patroli (KP) Hiu Macan Tutul

Kapal patroli seri Hiu Macan Tutul hanya terdapat 2 unit yaitu KP Macan Tutul 01 dan KP Hiu Macan Tutul 02. Kapal seri ini dibangun tahun 2011 oleh PT. Carita Boat Banten. Kapal yang mampu menampung 21 ABK dengan dimensi 42,50 m x 7m x 4 m dan badan kapal menggunakan material baja serta alumunium.

Kapal Hiu Macan Tutul termasuk jenis kapal Fast Patrol Boat (FPB), namun kecepatan jelajahnya lebih lambat dibanding KP Orca, yaitu hanya 15 knot atau 27,8 km/jam. Mampu menampung BBM 45.000 liter untuk KP Hiu Macan Tutul 01 dan 50.000 liter untuk KP Hiu Macan Tutul 02. Kapal ini juga dilengkapi alat komunikasi jenis HV, VHF dan Telset, sedangkan alat navigasi yang digunakan adalah Radar Arpha, GPS, Satnav dan Echo Sounder.

KP Hiu Macan 03/kkp.go.id
  1. Kapal Patroli (KP) Hiu Macan

Kapal patroli Hiu Macan terdiri dari 6 unit, KP Hiu Macan 01 dan 02 sama-sama dibuat tahun 2003, KP Hiu Macan 03 dan 04 dibangun tahun 2006, sedangkan KP Hiu Macan 05 dan 06 dibangun tahun 2007. Keenam kapal patroli ini dibuat oleh perusahaan yang berbeda.

Dua kapal menggunakan material fiber, sedangkan 4 kapal lainnya menggunakan material baja. Kapal Hiu Macan memiliki kecepatan jelajah antara 15-24 knot dan termasuk jenis kapal Fast Patrol Boat. Seperti kapal lainnya KP seri Hiu Macan ini juga dilengkapi alat komunikasi dan alat navigasi untuk memudahkan memantau keberadaan dan penangkapan kapal-kapal asing yang masuk ke area wilayah NKRI.   

KP Paus 01/kkp.go.id
  1. Kapal Patroli (KP) Paus 01

Kapal yang ada satu unit ini dibagun tahun 2001 oleh PT. Mina Muara Mas, memiliki panjang (LOA) 39.50 m. Badan kapal menggunakan material baja dan masih termasuk jenis kapal Fast Patrol Boat. Dengan bobot mati 302 GT kapal ini menjelajah dengan kecepatan 6 knot atau 11,11 km/jam. Kapal ini mampu menampung 12 ABK dengan fasilitas ruang rapat, lounge room dan kamar bagi awak kapal serta dilengkapi alat komunikasi dan alat navigasi yang mumpuni.

KP Hiu 08/kkp.go.id
  1. Kapal Patroli (KP) Hiu

Kapal seri Hiu merupakan kapal yang memiliki jumlah paling banyak yaitu 15 unit (KP Hiu 01 hingga KP Hiu 15). Salah satu kapal seri ini lagi viral di jagat maya yaitu KP Hiu 08 yang dipepet oleh Coast Guard Malaysia di perairan Belawan, Sumatera Utara.

Kapal patroli seri Hiu ini dibuat pada tahun yang berbeda mulai 2001 hingga tahun 2015 dan dibuat oleh perusahaan yang berbeda pula. Panjang kapalnya juga bervariasi mulai dari 25,6 meter hingga 28,6 meter, namun kapal-kapal ini rata-rata mampu menampung 15 orang ABK. Seperti kapal milik KKP lainnya, kapal seri Hiu termasuk jenis kapal Fast Patrol Boat. Semua kapal seri Hiu dilengkapi alat momunikasi dan alat navigasi, serta terdapat ruang rapat, lounge room dan kamar bagi awak kapal.

KP Padaido/kkp.go.id
  1. Kapal Patroli (KP) Padaido

Kapal jenis Fast Patrol Boat (FPB) ini dibangun tahun 2000 oleh PT. Daya Radar Utama, Jakarta dengan panjang 21.73 m. Mampu menampung 10 Orang, dengan kecepatan jelajah 10 knot kapal ini dilengkapi dengan alat komunikasi HV, VHF dan Telset serta alat navigasi berupa Radar Arpha, GPS, Satnav maupun Echo Sounder. 

KP Takalamungan/kkp.go.id
  1. Kapal Patroli (KP) Takalamungan

Dibangun tahun 2000, dengan memiliki panjang 21.73 m, kapal ini dibuat dengan material fiber. Memiliki bobot mati 114 GT, kapal ini mampu menjelajah perairan dengan kecepatan 9 knot. Masih sama dengan kapal lainnya jenisnya masuk dalam Fast Patrol Boat (FPB) yang menggunakan mesin induk: 2 x 620 HP Yanmar 6 LAH-STE dan mesin bantu: 2 x 13,6. Sementara fasilitas komunikasi dan navigasinya tidak jauh berbeda dengan kapal lainnya.

KP Todak 01/kkp.go.id
  1. Kapal Patroli (KP) Todak

Kapal seri Todak terdiri dari 2 unit, KP Todak 01 dan KP Todak 02. Kapal ini memiliki panjang 18 m, keduanya memiliki kecepatan jelajah 15 knot dengan bobot mati seberat 46 GT. Mampu menampung 9 orang ABK serta memiliki kapasitas BBM 5.000 liter dan konsumsi BBM untuk mesin Induk sebanyak 160 ltr/jam. Kapal yang dibuat dengan bahan material fiber ini juga memiliki alat komunikasi serta alat navigasi untuk memantau keamanan wilayah perairan Indonesia.

KP Barracuda/kkp.go.id
  1. Kapal Patroli (KP) Barracuda

Kapal patroli barracuda dibuat tahun 1999, terdiri dari 2 unit, KP Barracuda 01 dan KP Barracuda 02. Mampu menjelajah perairan dengan kecepatan 8 knot dan memiliki panjang 17 meter serta bobot mati 42 GT. Kapal yang terbuat dari bahan fiber ini mampu menampung 8-10 org ABK. Berjenis kapal Fast Patrol Boat dilengkapi dengan alat komunikasi dan alat navigasi seperti kapal lainnya.

KP Akar Bahar
  1. Kapal Patroli (KP) Akar Bahar.

Kapal ini memiliki panjang 15 meter, dengan bobot mati 17 GT. Kapal yang dibuat tahun 2009 ini mampu melaju dengan kecepatan 9 knot dan mampu menampung 6 orang ABK. Meski kapal ini tidak sepanjang kapal lainnya namun memiliki ruang rapat dan lounge room dengan dilengkapi alat komunikasi dan navigasi seperti kapal seri lainnya.

Sebagai informasi, Mesin Induk (Main Propulsion Engine), adalah suatu instalasi mesin yang terdiri dari berbagai unit/sistem pendukung dan berfungsi untuk menghasilkan daya dorong terhadap kapal, sehingga kapal dapat berjalan maju atau mundur.

Sedangkan mesin-mesin Bantu (Auxiliary Engines), adalah unit-unit dan instalasi-instalasi permesinan yang dibutuhkan untuk membantu pengoperasian kapal, termasuk untuk mesin induk, operasi muatan, pengemudian, navigasi dan lain-lain. 

Apakah kapal pengawas perikanan juga perlu dilengkapi senjata?
Perlu banget buat pengamanan
Tergantung kebutuhan dan lokasi patrolinya
Ga perlu, petugasnya bawa senjata udah cukup
158 votes

Komentar

Fresh