6 Janji Sandiaga Uno di Masa Kampanye, Awas Pak Ingkar Lagi Nanti! | OPINI.id
6 Janji Sandiaga Uno di Masa Kampanye, Awas Pak Ingkar Lagi Nanti!

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno memang dicap sering bersandiwara. Terakhir kalau tidak salah persoalan seorang wanita yang rela menjadi istri keduanya alias poligami. Eh, ternyata cuma setingan doang macam sinetron.

Bicara soal karakter capres dan cawapres masing-masing beda. Jokowi pembawaannya kalem dan selow, sedangkan Prabowo lebih cenderung ke emosional. Begitu juga dengan cawapres Ma’ruf Amin yang tenang. Sandi juga tenang, bedanya dirinya lebih banyak mengumbar janji politik di masa kampanye Pilpres 2019 ini, bahkan di poin ketiga sangat lucu.

Pudarnya Budaya Gotong Royong

1. Membuka Lapangan Kerja

Beberapa waktu lalu saat kampanye akbar di GBK, Senayan digelar, Sandiaga kembali mengumbar janji. Berangkat dari permasalahan curhat seorang petani tomat di Malang (gak tau setingan atau bukan nih) terkait kerugian karena biaya tanam tinggi tapi harga tomat terus anjlok.

Sandiaga pun berteriak dengan lantang,”Mau cari kerja, jawabannya tusuk Prabowo-Sandi. Mau harga terjangkau, tusuk Prabowo-Sandi,” begitulah janjinya.

2. Penurunan Tarif Listrik

Saat ini, kenaikkan tarif listrik bukan menjadi suatu hal yang aneh lagi. Diam-diam, tahu-tahu tarif listrik naik. Diberbagai kesempatan kampanye, Sandiaga kerap berjanji ingin menurunkan tarif listrik. Saat di Jawa Timur dan Sukabumi, Sandi berjanji akan menurunkan tarif listrik sebesar 20 persen.

3. Bayarin Hutang Pendukung 02

Saat kampanye di Magetan Jawa Timur, Sandiaga berjanji lagi. Dirinya berjanji akan melunasi hutang para simpatisan massa yang pro dengan capres dan cawapres 02. Tujuannya gak lain, biar warga mencoblos 02 saat 17 April mendatang.

4. Libur Puasa Satu Bulan Penuh

Dejavu sepertinya tapi asik. Sandiaga berjanji jika dirinya akan meliburkan kegiatan selama satu bulan di bulan puasa. Jangan senang dulu, yang diliburkan itu hanya sekolah aja, kerja mah tetap aja masuk, hehehe. Kebijakan ini kayaknya pernah dilakukan saat Gusdur memimpin Indonesia.

5. Menghapus Ujian Nasional

Semua orang Indonesia tahu, khususnya yang selalu gak pernah ketinggalan acara debat capres dan cawapres. Dalam debat ketiga di Hotel Sultan, Sandiaga Uno berjanji akan menghapus ujian nasional. Sebagai gantinya, pelajar akan menjalani konsep penelusuran minat dan bakat.

"Kami pastikan bahwa ujian nasional dihentikan dan diganti dengan penelusuran minat dan bakat," kata Sandi dalam debat yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3).

Bahkan Uno pun berjanji akan menyediakan pendidikan murah, tetapi tanpa meninggalkan fokusnya yaitu mensejahterakan guru, khususnya para guru honorer.

6. Menghapus Outsourching

Selain berjanji membuka lapangan kerja bagi warga Indonesia, Sandiaga Uno juga mengumbar janji akan menghapus sistem kerja kontrak atau outsourching yang kini sudah menjamur bagaikan bakteri di Indonesia. Sistem kerja kontrak ini katanya akan dia revisi, dan selanjutnya para pekerja honorer akan ditingkatkan statusnya.

"Insyaallah di bawah Prabowo-Sandi, kita akan hapus sistem kontrak dan outsourcing yang memberatkan pekerja," kata Sandiaga di Banten beberapa waktu lalu.

Janji politik sendiri sebenarnya bukanlah hal yang baru lagi. Mulai dari Presiden pertama, sudah pasti melakukan janji politik. Hanya seharusnya ketika berjanji, capres dan cawapres wajib melihat lagi apakah janji tersebut bisa dilakukan atau tidak. Soalnya kalau gak bisa dilakukan, nanti bisa ingkar janji. Oh iya terakhir janji gak mau ambil gaji dirinya menjadi cawapres. Kalau masih ada janji lainnya, silahkan tulis di kolom komentar.

 

Kamu percaya gak sama janji politik capres dan cawapres?
Percaya
Gak percaya
90 votes

Komentar (3)

Fresh