Jangan Beli Caleg dalam Karung | OPINI.id
Jangan Beli Caleg dalam Karung

Semua orang ramai dengan PIlpres 2019. Padahal pada Pemilu 2019 kita tidak hanya akan memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden. Tapi juga memilih calon anggota legislatif yang akan duduk di DPR, DPD, dan DPRD baik tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.

Sayangnya perhatian utama pesta demokrasi kali ini masih lebih banyak ke pilpres. Pemilihan anggota legislatif (pileg) sendiri masih sepi dari ulasan.

Sayang kan kalau wakil rakyat yang terpilih duduk di parlemen nanti tidak lebih baik ketimbang yang sekarang? Yang pasti jangan sampai terpilih lagi anggota dewan yang suka membolos. Amit-amit yang malah nanti tertangkap kasus korupsi.

Jangan lagi DPR diisi orang-orang yang tidak berdedikasi penuh sehingga kerjanya angot-angotan. Masa hanya selesaikan 10% Rancangan Undang-undang yang sudah masuk Program Legislasi Nasional (prolegnas) seperti DPR periode 2019-2024?

Nah, kamu juga tidak harus menyerahkan sepenuhnya kepada suara partai untuk menentukan anggota dewan yang mewakili. Dengan sistem pemilu saat ini, setiap pemilih kini bisa menentukan calon wakil rakyat yang diinginkannya.

Tapi, kalau harus memilih puluhan nama caleg di bilik suara tentu tidak mudah. Selain daftar caleg DPR dan DPRD tidak disertai foto, nama yang tercantum adalah nama lengkap sehingga seringkali berbeda dengan nama panggilan yang akrab.

Ada baiknya, kamu lihat-lihat dulu caleg di daerah pilihan tempat kamu akan mencoblos nanti. Sayangnya memang tidak semua caleg bersedia membuka data riwayat hidupnya untuk dipublikasikan.

Namun, dengan adanya mesin pencari seperti Google dan media sosial macam Facebook, Twitter, dan Instagram. Juga pemberitaan media. Dengan mudah kamu bisa melacak rekam jejak setiap caleg.

Selain bisa cek di situs KPU, kamu bisa melihat daftar caleg DPR, DPD, DPRD I, dan DPRD II di situs web www.jariungu.com.

Masukkan nama kecamatan atau kabupaten, dan kamu akan diarahkan untuk klik sesuai kecamatan. Setelah klik "proses" akan muncul tabel berisi daftar semua caleg tersebut.

Voila kamu bisa menandai, caleg-caleg yang layak untuk dipilih. Pastikan kamu mengenal profil dan rekam jejaknya. Jadi, saat masuk ke bilik suara tanggal 17 April 2019 mendatang, kamu tinggal buka surat suara dan coblos nama yang sudah kamu incar.

Pastikan Surat Suara Ditandatangani Ketua KPPS

Ingat, kamu hanya bisa memilih satu calon di setiap kertas suara. Jika memilih lebih dari satu caleg dari partai yang sama, suara akan tetap dihitung sebagai 1 suara sah namun diakumulasikan sebagai suara partai.

Mudah kan? Dengan menandai caleg-caleg tersebut, kamu gak lagi "beli kucing dalam karung." Karena 1 suara sangat berarti, pastikan suara kamu untuk caleg yang bisa dipercaya.

Pilih caleg nomor berapa nih?
Nomor kecil
Nomor tengah-tengah
Nomor buncit
33 votes

Komentar (2)

Fresh