Hasil Survei CSIS: Lulusan SD Pilih Jokowi, Lulusan Universitas Pilih Prabowo | OPINI.id
Hasil Survei CSIS: Lulusan SD Pilih Jokowi, Lulusan Universitas Pilih Prabowo

Basis pemilih kedua calon presiden yang berlaga di Pilpres 2019 ternyata masih tetap tidak berubah hingga menjelang hari pencoblosan. Setidaknya begitu hasil survei pilpres terbaru yang memotret pemilih berdasar latar belakang pendidikan dan pekerjaan.

Hasil survei terbaru yang dirilis Center for Strategic and International Studies (CSIS), Kamis (28/3/2019), menunjukkan pemilih dengan latar belakang lulusan SD, SMP, dan SMA lebih banyak pilih Jokowi. Sedangkan lulusan universitas atau perguruan tinggi lebih banyak memilih Prabowo Subianto.

Untuk pemilih lulusan SD dan SMP, Jokowi meraih 57,3% suara, sedangkan Prabowo hanya 28%. Sisanya 1,1% belum menentukan jawaban dan 13,5% tidak menjawab.

Di kalangan pemilih lulusan SMA, Jokowi juga masih unggul dengan 45,8% suara, sedangkan Prabowo 39,9% suara. Sebanyak 1,3% belum menentukan piihan dan 13,1% tidak menjawab.

Sementara di pemilih lulusan perguruan tinggi, Prabowo unggul dengan 42,5% suara, sedangkan Jokowi hanya 35,2% suara. Sisanya 1,6% belum menentukan dan 20,7% tidak menjawab.

"Tampak sekali pemilih Jokowi berasal dari pendidikan rendah, sementara Prabowo berlatar belakang diploma dan universitas," ujar Arya Fernandes, peneliti CSIS.

Selain dari latar belakang pendidikan, Jokowi dan Prabowo juga punya basis massa berbeda terkait pekerjaan pemilih. Mereka berdua hanya imbang di pemilih berlatar belakang profesional yakni sama-sama sudah dapat 28,6% suara.

Jokowi lebih banyak dipilih kalangan nelayan dan petani. Hasil survei yang sama menunjukkan Jokowi mendapat 58,5% suara petani dan nelayan. Prabowo hanya meraih 27% suara.

Sedangkan Prabowo lebih banyak dipilih PNS dan guru. Sebanyak 48,2% pemilih berprofesi guru dan PNS pilih Prabowo dan hanya 33,7% yang memilih Jokowi.

Secara total suara, hasil survei CSIS menunjukkan Jokowi masih unggul dengan 51,4% suara, sedangkan Prabowo meraih 33,3% suara.

Survei ini digelar antara 5-13 Maret 2019 dengan total responden 1.960 orang yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi. Metode survei menggunakan mustistage random sampling dengan margin of error 2,21% dan tingkat kepercayaan 95%.

Survei ini memang tidak memotret tingkat kesejahteraan responden. Namun, selama ini pemilih berpendidikan rendah identik dengan masyarakat kelas menengah ke bawah atau wong cilik. Sementara lulusan perguruan tinggi identik dengan kelas menengah.

Prabowo-Sandiaga selama ini mencoba masuk ke kantung-kantung wong cilik seperti keliling ke daerah, keluar masuk pasar, atau bertemu nelayan.

Begitu juga Jokowi mencoba merangkul kalangan lulusan perguruan tinggi dengan menggelar deklarasi duungan alumni perguruan tinggi dari berbagai kampus.

Apakah ini berarti kedua calon masih gagal menembus basis pemilih yang belum mereka kuasai? Kalau begitu kenapa tidak fokus ke basis kekuatannya masing-masing saja? Atau jangan-jangan memang sudah mentok?

Suara siapa yang kira-kira menentukan Pilpres 2019?
Wong cilik
Kelas menengah
Alumni perguruan tinggi
827 votes

Komentar (6)

Fresh