Jokowi Punya Modal Kuat Hadapi Debat Keempat Capres 2019 | OPINI.id
Jokowi Punya Modal Kuat Hadapi Debat Keempat Capres 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat keempat Pilpres 2019 pada 30 Maret 2019 mendatang. Pada debat yang mengangkat tema ideologi, pemerintahan, keamanan, dan hubungan internasional ini akan saling berhadapan antara capres nomor urut 01 Jokowi Widodo dengan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Debat keempat capres 2019 menjadi bagian yang dipersiapkan dengan serius oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, karena tidak bisa dianggap sepele. Namun diyakini capres nomor urut 01 ini memiliki modal kuat untuk menghadapi debat keempat nanti. Pasalnya tema debat keempat capres 2019 nanti sudah sangat dikuasai oleh Jokowi.

Jurubicara TKN Jokowi-Maruf, Ace Hasan Syadzily, seperti dilansir rmol.co, Senin (25/3/2019), menyebutkan tema yang diusung dalam debat keempat capres 2019 adalah tema yang sangat penting karena menyangkut kehidupan politik dalam negeri Indonesia dan akan dipersiapkan dengan serius.

Meski begitu, di bidang hubungan internasional, prestasi Jokowi sudah terbukti. Masa pemerintahan Jokowi bangsa Indonesia bisa melihat bahwa Indonesia telah mampu untuk menjadi anggota tidak tetap dewan keamanan PBB. Tidak hanya itu, jelas Ace, Indonesia di bawah komando Jokowi juga mampu memainkan peran aktif dalam forum kekuatan dunia G-20.

Sementara itu, soal ideologi, negara yang besar tidak akan pernah berjalan tanpa adanya cara pandang dan Jokowi memiliki prinsip dalam hal bagaimana menjaga ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila dan NKRI agar jangan sampai dirongrong oleh ancaman ideologi dari luar.

Tak hanya itu, semasa pemerintahan Jokowi telah dihasilkan satu regulasi tentang penguatan ideologi Pancasila. Hal tersebut sebagai bentuk komitmen yang kuat Jokowi menjaga agar ideologi Pancasila menjadi salah satu di antara prinsip dasar dalam kehidupan bernegara.

Sedangkan salah satu kebijakan tegas dari Presiden Jokowi, jelas Ace Hasan, adalah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Ormas pembubaran kelompok Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Hal ini menjadi salah satu bentuk komitmen Presiden Jokowi agar ideologi Pancasila menjadi salah satu di antara prinsip dasar dalam kehidupan bernegara.

Jokowi juga akan sangat konsisten dalam menjaga ideologi kebangsaan yaitu dengan tetap mengedepankan watak Keislaman Indonesia yang khas yaitu Wasatiyyah Islam yang moderat. 

Di samping itu, modal kuat Jokowi lainnya dalam menghadapi debat keempat capres 2019 nanti adalah program revolusi mental Presiden Jokowi lima tahun ke depan juga diyakini bakal diperkuat. Ace yakin, jika bangsa ini maju maka salah satu fondasi dasarnya adalah dengan membangun melalui revolusi mental.  

Sebagai informasi, Wasatiyyah adalah sebuah kerangka berpikir, bersikap dan bertingkah laku yang ideal, penuh keseimbangan dan proposional dalam syariat Islam.

Arus wasatiyyah ini dipopulerkan oleh Dr. Yusuf Qardhawi, seorang cendikiawan muslim terkenal asal Mesir yang hijrah ke Doha Qatar. Namun, beliau sendiri mengakui, wasatiyyah bukanlah ide asli dari beliau, melainkan sebuah prinsip dasar yang melandasi semua ajaran Islam, baik aqidah, syariah maupun akhlak.

Islam wasatiyyah adalah islam yang tidak berlebih-lebihan khususnya dalam praktik keagamaan dan mendukung demokrasi, Pancasila dan NKRI. KH Mukti Ali Qusyairi MA, Ketua Lembaga Bahtsul Masail PWNU Jakarta, seperti dikutip dari ksp.go.id, menyebutkan Indonesia cocok dengan konsep islam wasatiyyah karena merupakan jalan tengah atau moderat.

Tonton live streaming debat capres keempat antara kandidat nomor 01 Joko Widodo dan kandidat nomor 02 Prabowo Subianto, Sabtu (30/3/2019) di Opini.id atau YouTube Opini.id 

Modal kuat yang dimiliki Jokowi apakah bakal pecundangi Prabowo?
Pastilah, Jokowi punya dasar yang kuat
Ragu-ragu
Ga mungkin lah, Prabowo juga jago kok
4 votes


Komentar

Fresh