Golput Jadi Kunci Menang Kalah Jokowi dan Prabowo | OPINI.id
Golput Jadi Kunci Menang Kalah Jokowi dan Prabowo

Gak lama lagi tiba hari pencoblosan nih. Tepatnya sih tanggal 17 April 2019. Tapi sebelum tiba hari penentuan. Banyak lembaga survei yang mengecek ombak elektabilitas.

Elektabilitas para capres dan cawapres baik itu Jokowi ataupun Prabowo dicek terus. Banyak orang yang gak yakin kalau kemenangan seorang capres itu ditentukan oleh elektabilitas. Tapi, ingat data gak pernah bohong ( kata orang pintar).

Beberapa waktu lalu survei litbang kompas rilis hasil survei mereka yang menyatakan kalau elektabilitas petahan alias Jokowi mulai disusul sama Prabowo. Udah deh ini jadi gorengan isu ditambahin cabe rawit, jadi makin panas.

Bicara soal survei yang mengatakan kalau Jokowi mulai turun elektabilitasnya, ternyata penentu kemenangan Prabowo dan kekalahan Jokowi sebenarnya bukan karena elektabilitas tapi di angka golongan putih alias golput.

Peneliti LSI Ikrama Masloman menyebut, kalau Jokowi kemungkinan kalah jika angka golput besar. Soalnya selisih elektabilitas keduanya tak lebih besar dari angka golput 2014.

LSI juga memprediksi kalau angka golput dalam pemilihan presiden 2019 ini meningkat daripada pilpres 2014.

Prediksi itu berdasarkan hasil sigi LSI yang menunjukkan kurang lebih sebulan menjelang pemilihan presiden 2019, pemilih yang tahu pelaksanaan pilpres akan dilaksanakan pada bulan April 2019 hanya sebesar 65,2 persen.

Makanya kita sebagai warga negara Indonesia harus melek Pilpres 2019. Ini bukan soal kemenangan Prabowo Subianto ataupun Jokowi tapi ini adalah kemenangan bangsa Indonesia. Jadi saat 17 April 2019 kamu harus bangun dan pilihlah calon pemimpin idolamu. Biar yakin banyak-banyakin baca berita tips cara pilih pemimpin.

Kamu setuju gak elektabilitas gak bisa mempengaruhi kemenangan seorang capres?
Setuju banget
Tidak setuju
202 votes

Komentar

Fresh