Debat Pilpres Ketiga Ribut Soal 'Stunting'? | OPINI.id
Debat Pilpres Ketiga Ribut Soal 'Stunting'?

Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno baru saja selesai beradu argumentasi soal Indonesia di debat pilpres ketiga. Baik Ma'ruf dan Sandi, masing-masing punya andalan program andalan debat pilpres ketiga. Salah satu yang jadi sorotan adalah stunting.

Stunting adalah masalAh gizi buruk pada anak-anak pada masa perkembangan sejak dalam janin hingga anak berusia 59 bulan. Stunting menyebabkan tumbuh kembang anak terganggu dan berdampak kepada kemampuannya saat dewasa.

Program yang digagas oleh Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk menangani stunting adalah program Indonesia Emas yang bertujuan agar ibu-ibu dan anak-anak mendapat asupan protein yang cukup. Itulah yang ramai di debat pilpres ketiga.

Salah satu aspeknya menurut Sandiaga Uno saat menjelaskan stunting di debat pilpres ketiga adalah dengan mengadakan gerakan sedekah putih yang membuka kesempatan bagi masyarakat dan dunia usaha untuk menyumbangkan susu, tablet susu, kacang hijau dan sumber-sumber protein lainnya.

Namun program mengatasu stunting ala Sandiaga Uno ini langsung mendapatkan tanggapan dari Ma'ruf Amin.

Menurut cawapres 01 ini, banyak orang yang menangkap sedekah putih sebagai pemberian susu setelah anak selesai disusui ibunya atau berusia dua tahun. Padahal, stunting itu ditentukan oleh 1.000 hari pertama sejak anak masih dalam kandungan hingga disusui.

“Apabila diberi susu setelah dua tahun, maka tidak lagi berpengaruh untuk mencegah stunting. Maka stunting sudah tidak bisa diatasi setelah anak disusui selama dua tahun. Karena itu, menurut saya istilah ‘Sedekah putih’ menimbulkan pemahaman yang mengacaukan masyarakat,” ujarnya.

Kamu lebih setuju sama siapa soal ini?
Ma'ruf Amin
Sandiaga Uno
117 votes

Komentar

Fresh