Ketika 'Al Quran' Jadi Uang Suap | OPINI.id

Ketika 'Al Quran' Jadi Uang Suap

Kelakuan para anggota Komisi B DPRD Kalimantan Tengah ini benar-benar keterlaluan. Pasalnya, mereka terima uang suap yang diberi sandi 'Al Quran'. 3 orang penerima suap yang juga udah jadi tersangka ini adalah Borak Milton (ketua), Punding LH Bangkan (sekretaris), dan Edy Rosada (anggota). Sandi 'Al Quran' dipakai buat sebut nilai uang suap sebesar Rp 240 juta. Berdasarkan hasil penyelidikan, Rp 240 juta itu diminta karena mau dibagi-bagi Rp 20 juta per anggota dengan total anggota Komisi B sebanyak 12 orang. Untungnya, KPK berhasil menangkap basah mereka pas lagi transaksi di Pusat Nasi Bakar Food Court Sarinah, Jakarta pada tanggal 26 Oktober 2018 lalu seperti dilansir Tempo. Hmm, kalau yang kayak gini termasuk penistaan agama gak, ya?
Komentar (4)
Fresh