Alasan Hypebeast Pose Tutup Muka | OPINI.id

Alasan Hypebeast Pose Tutup Muka

Kamu suka perhatiin gak kalo anak hypebeast foto posenya nutupi muka? Alasannya gak jauh dari apa yang mereka ingin tunjukan ke orang lain. Para hypebeast ingin tunjukan pakaian yang mereka pakai ke orang lain. Kata Denis Juherman, kolektor sepatu sneakers asal Jakarta pose mereka tiru seniman jalanan. Senimana jalanan saat berfoto cenderung mentupi mukanya karena mereka ingin tonjolkan karya mereka. Seniman jalanan ingin orang mengenal dirinya lewat karya bukan identitas mereka. Seperti bomber grafiti Darbotz. Darbotz hanya berpose selalu tutupi wajahnya, bahkan posting di media sosial hanya foto grafiti karyanya. Anak hypebeast ingin tunjukan eksistensi diri lewat pakaian. Sama halnya dengan anak muda yang mencari jati diri tapi hypebeast ingin orang kenal dirinya lewat apa yang mereka kenakan. Buat mereka pakaian bisa meningkatkan kepercayaan diri. Selain itu mereka juga suka mengenakan pakaian-pakaian dengan brand yang punya nilai seni tinggi. Mereka berani untuk membeli suatu brand pakaian dengan harga selangit. Rata-rata brand yang mereka sukai kelas premium dan jarang ada dipasaran luas. Biasanya brand tersebut juga hasil kolaborasi dengan seniman-seniman terkenal dari segi desainnya. Barang yang sering hypebeast buru seperti sepatu, outter, jaket, celana hingga kaos biasa dengan harga mahal. Brand Stussy, Supreme, Nike Air Jordan Limited Edition dengan bangga mereka kenakan. Makin sedikit beredar suatu produk makin tinggi nilai gengsinya. Hypebeast melihat sebuah pakaian punya nilai tinggi. Mereka menghargai pakaian sama seperti menilai sebuah karya seni.
Komentar
Fresh