Terpisah 9 Hari Bisa Ketemu Lagi | Opini.id
Next Video

Terpisah 9 Hari Bisa Ketemu Lagi

Ada kejadian menyentuh pada hari Minggu (07/10/2018) di tempat pengungsian desa Biromaru, kecamatan Biromaru, kabupaten Sigi, Palu, Sulawesi Tengah. Seorang anak bernama Iyas (6 tahun) berhasil dipertemukan dengan orang tuanya setelah terpisah selama 9 hari pasca gempa dan tsunami yang menerjang Palu. Sewaktu terjadi tsunami, Iyas sedang ikut kakak dan ibunya berjualan brownies di area pantai Talise, Palu. Iyas pun harus terpisah dari sanak saudaranya dan ditemukan oleh aparat gabungan dengan dibantu masyarakat. Waktu itu kondisinya cukup parah dengan kondisi luka robek di kepala dan mengalami shock berat sampai tak bisa bicara. Petugas evakuasi yang nemu Iyas pun menyerahkannya ke Dit Reskrimum. Selanjutnya Kanit PPA Ditreskrimum Polda Sulteng Ipda Siti Hasibuan beri pertolongan pertama. Sayangnya, kondisi RS yang penuh di Palu bikin Iyas musti diterbangin ke RS di Makassar buat perawatan lebih lanjut. Dir Reskrimum juga nge-share foto dan ciri-ciri Iyas di semua media sosial (medsos) biar dihubungi keluarganya. Benar saja, pada hari Sabtu (06/10/2018), salah seorang anggota keluarga Iyas ada yang lapor ke Polsek Palu karena mengenali foto Iyas yang disebar di medsos itu. Sehari kemudian pada hari Minggu (07/10/2018), Iyas pun diterbangin balik ke Palu buat ketemu sama ortunya Pak Hasrat dan Bu Ihwana. Tangis mereka pun tak terbendung saat melihat anak kesayangan mereka dalam kondisi sehat dan selamat. Terima kasih aparat gabungan Polri! Teruslah berjuang bantu korban gempa dan tsunami Palu-Donggala! Kami rakyat Indonesia siap mendukungmu!
Komentar
Fresh