Kemuliaan Lailatul Qadar | OPINI.id

Dalam satu di malam ramadhan ada yang begitu teristimewa, dinanti banyak kaum muslim beriman akan kedatangannya. Iya, itulah malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari pada seribu bulan. Didalamnya tersimpan banyak keberkahan dan pintu ampunan terbuka luas bagi mereka yang sungguh-sungguh bertaubat.

Kemuliaan Lailatul Qadar

Lailatul Qadar hanya dapat dirasakan kehadirannya oleh orang-orang yang telah berpuasa dengan baik. Bukan puasa yang sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan puasa yang mensucikan jiwa raganya. Mulai dari pikiran hingga perasaan, penglihatan, pendengaran, serta segala ucapannya, tak terkecuali seluruh tingkah laku dan perbuatannya. Banyak yang salah kaprah dengan berjaga di malam Lailatul Qadar hanya bergadang tanpa melakukan ibadah apapun. Padahal di malam mulia itu di perkenankan untuk memperbanyak ibadah kepada Allah, mencari keridhaanNya. Kapan terjadinya malam Lailatul Qadar ? Sesungguhnya itu adalah rahasia Allah tak ada yang tahu pasti waktu tepatnya. Biasanya ada di malam-malam ganjil Ramadhan 10 malam terakhir (bisa malam ke 21, 23, 25, 27, atau 29) wallahualambisshawab. Sehingga biasanya di 10 malam terakhir itu banyak umat yang melakukan itikaf di masjid sebagaimana Rasullullah pun melakukannya. Menurut sebuah hadist riwayat menyebutkan "Lailatul Qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)” - HR. at-Thobroni. Bukan perkara mudah untuk bisa menggapai malam Lailatul Qadar, namun keberkahan yang bisa dirasakan seorang hamba ketika mendapat Lailatul Qadar adalah pancaram wajah yang lebih cerah, diampuni dosanya, dikabulkan doa serta permohonannya, selalu condong berbuat baik sebagaimana perintah Allah dan keutamaan lainnya. Apa yang harus dilakukan saat menantikan malam Lailatul Qadar ? perbanyak ibadah, seperti :

1. Membaca Al-Qur'an

Malam Lailatul Qadar bisa disebut dengan malam Nuzulul Qur'an dimana Al-Qur'an sebagai pedoman umat manusia diturunkan dan barang siapa yang beribadah di waktu tersebut maka pahalanya akan dilipat gandakan.

2. Tunaikan Shalat

Rasulullah saw. bersabda "Barangsiapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (HR Bukhari dan Muslim). Adapun shalat malam yang diperkenankan untuk dilaksanakan ketika saat itu adalah Qiyamul Lail seperti shalat tahajud, shalat tasbih dan shalat Lailatul Qadar tanpa mengabaikan lima kewajiban.

3. Perbanyak Berdoa

Sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya, rahmat Allah terbuka luas pada malam itu. Perbanyaklah berdoa atas keinginan, harapan, impian serta pengampunan atas segala kesalahan dan dosa. Allah swt sangat senang kepada hamba yang senantiasa berdoa dan memohon kepada-Nya. Berdoalah dengan penuh keikhlasan juga keyakinan, bahwa Allah akan mengabulkan dan mendengar doa kita.

Menghidupkan Malam Lailatul Qadar

Bagi siapapun yang beriman dan bersungguh-sungguh mengharapkan pahala dari Allah Swt dengan mengerjakan ibadah di malam Lailatul Qadar dengan membaca Al-Quran, shalat qiyamul lail, berdoa, berdzikir dan mengerjakan amalan-amalan baik lainnya, maka akan mendapatkan serta memperoleh keberkahan yang telah Allah janjikan bagi orang-orang yang menghidupkan malam tersebut.

Komentar

Fresh