Berdamai dengan stress | OPINI.id

Stress adalah bentuk ketegangan dari fisik, psikis, emosi maupun mental. Bentuk ketegangan ini mempengaruhi kinerja keseharian seseorang. Bahkan stress dapat membuat produktivitas menurun, rasa sakit dan gangguan-gangguan mental. Pada dasarnya, stress adalah sebuah bentuk ketegangan, baik fisik maupun mental.20 Apr 2013 Psikologi: Pengertian Stress dedeh89-psikologi.blogspot.com/2013/04/pengertian-stress.html

Stres bisa melanda setiap orang

Stress bisa melanda setiap orang tanpa melihat gender maupun usia. Bisa datang pada pria-wanita, baik tua maupun muda. Penyebab stress berbeda-beda pada setiap orang. Itu juga yang menyebabkan tiap orang memiliki daya tahan yang berbeda satu dengan yang lain. Hal ini disebabkan tiap orang memiliki respon yang berbeda-beda juga. Ada orang yang santai saja walau di kejar tenggat waktu. Baik itu waktu untuk menyusun laporan, tenggat waktu bayar cicilan rumah, tenggat waktu penyelesaian berbagai tugas lainnya. Tapi ada orang yang sudah tegang duluan bahkan disertai pusing, karena dihadapi tenggat bayar cicilan kartu kredit. Kita tahu;ah tunggakan kartu kredit bikin stress karena banyak yang menggunakan jasa debt collect. Reaksi terhadap suatu tekanan direspon tidak sama pada setiap orang bergantung pada kemampuan penguasaan diri masing-masing. Istilahnya, ada orang yang cuek, sehingga tenggat apapun dihadapi dengan santai. dan umumnya jenis manusia cuek ini, emang jarang stress. Atau tetap mengalami stress tapi tidak diperlihatkan. Sebaliknya ada orang yang kalau stress, seakan ingin diumumkan pada dunia, kalau ia sedang stress. jadi warning, jangan dekat-dekat ataiu jangan tambah persoalan. "Gua lagi stress!" Adakah orang yang dalam hidupnya tidak pernah menghadapi stress? rasanya nggak ada. Kalaupun ada, hanyalah orang-orang yang mampu mengelola strhatess. Bicara pengelolaan stress, saya jadi ingat salah satu point dari program GERMAS-Gerakan Hidup Masyarakat.

Gerakan Hidup Sehat Masyarakat, adalah sebuah gerakan yang diluncurkan Nov 2016 oleh Kementrian Kesehatan Repoblik Indonesia

Ada 3 point penting yang disosialisasikan dari GERMAS. 1. Perbanyak konsusmi buah dan sayur. 2. Perbanyak bergeraqk (Olahraga) 3. Pemeriksaan kesehatan secara rutin Sebetulnya pola hidup sehat di masyarakat sudah ada, tinggal digerakan atau diaktifkan kembali. Masyarakat secara umum sudah paham, pentingnya mengkonsumsi buah dan sayur. Begitu pula dengan olahraga. yang terbilang jarang atau masih sedikit dilakukan adalah pemeriksaan kesehatan secara rutin. Indentifikasi awal gangguan kesehatan, akan memudahkan penanganannya. Perinsip mencegah lebih baikpada mengobati tetap menjadi jaron penting, untuk diingatkan. namun kenyataan yang ada, masih banyak masyarakat yang enggan melakukan pemeriksaan secara rutin karena merasa sehat-sehat saja. atau sebaliknya justru takut kalau teridentifikasi suatu penyakit. Pemeriksaan secara rutin, sebetulnya juga membantu untuk mengenali persoalan yang dihadapi tiap-tiap orang. Penyakit maag tidak selalu datang karena terlambat makan. tekanan/stress dapat mejadi pemicu naiknya asam lambung yang menyebabakan gangguan pada pencernaan. Mengetahui penyebab suatu penyakit bisa jadi disebabakan karena gaya hidup. maka hidup damai dengan stress dapat dilakukan jika kita mau mengelola stress dengan baik. pada situasi tertentu, stress mampu menjadi pendorong bagi seseorang untuk lebih berprestasi. Semua itu bergantung pada bagaimana individu menyikap dan merespon sebuah stress. Karna pada kondisi mampu keluar dari stress.teganggan dengan misalnya mampu membayar cicilan kartu kredit atau mampu menyelesaikan laporan tepat waktu, pada orang-orang tertentu menjadi sebuah prestasi yang berakhir dengan bahagia. Tenggat waktu yang ada justru mendorong orang-orang tertentu mengerjakan dengan lebih cepat dan lebih baik. mengenali pemicu sebuah stress atau ketegangan akan memudahkan seseorang merespon/menyikapi stress. karena hanya si individu yang tahu harus apa dan bagaimana merespon stress tersebut. Memang tidak semua orang bisa. karena yang mampu mengidentifikasi stress atau ketegangan pada diri seseorang hanya ada pada mereka yang mempunyai penguasaan/kontrol diri yang baik. kondisi semacam ini hanya bisa terjadi pada orangt-orang yang dalam situasi apapun, tetap bisa tampil tenang namun tetap berpikir jelas. Mereka adalah orang-orang yang sudah melatih dirinya dan mencapai sebuah tahapan, bahwa tidak ada persoalan yang tidak ada jalan keluarnya. Ketika orang sudah sadar dan percaya, setiap persoalan ada jalan keluarnya, maka ia tahu tidak ada yang perlu ditakutkan. Ketakutan akan ketidakmampuan keluar dari sebuah persoalanlah yang membuat orang stress. banyak orang yang tidak mau mempercayai, bahwa dirinya mampu karena lebih sering memperbesar rasa takut. Terutama ketakutan dalam diri. Bagi saya, kemampuan melawan rasa takut pada diri sendiri adalah sebuah pencapaian besar untuk mengontrol tekanan/stress pada diri saya. memang tidak otomatis, semua melewati proses. Mulanya stress yang datang terasa sangat mengancam, namun lama-lama saya mulai bersikap tenang dalam menghadapi stress. baik itu karena laporan kerja, cicilan kartu kredit, anak sakit atau suami sakit atau orangtua sakit adalah pada saat saya berserah dan menyiapkan untuk menerima hal yang paling buruk. Ketika saya siap, tidak ada lagi ketakutan-ketakutan. Stress pergi, saya bekerja tenang, Saya mampu berpikir jernih. maka bagi saya mengenali sumber stress dan mengelolanya dengan tenang, melairkan ketenangan yang memampukan saya bekerja lebih baik

Komentar

Fresh