Kedamaian Ada Saat Menerima Perbedaan | OPINI.id

Dalam sila pertama Pancasila disebutkan bahwa Indonesia adalah negara yang mengakui keberadaan seseorang dengan identitas agamanya. Namun hari ini, kita kerap kali dibenturkan pada kondisi dimana perbedaan keyakinan menjadi batasan dan pengkotak-kotakan golongan yg membawa sikap permusuhan. Tak hanya antar pemeluk agama satu dengan agama yg lain. Bahkan, ada perselisihan antar umat dalam satu agama hanya karena perbedaan paham pikiran ataupun hal teknis.

Beragama dan Bernegara

Memang bukan perkara mudah saat dogma beragama dalam mengimani keyakinan yang bersifat mengikat sering dimaknai menjadi anti pada keyakinan. Tak ayal permusuhan dan perselisihan menjadi hal pelik yang tak terhindarkan. Perlu kiranya kita menengok kembali pada pendidikan berkewarganegaraan dan moral pancasila agar tercipta tataran kehidupan bernegara tanpa menyinggung keyakinan. Idealnya, kehidupan beragama itu tidak menimbulkan kerusuhan maupun permusuhan, tetapi keharmonisan dan kedamaian.

Bagaiamana harusnya sikap pemuda?

Pemuda sebagai penerus dan pelangsung kehidupan di masa yang akan datang, ternyata malah banyak yang ikut andil dalam proses kehidupan plural yang tidak sesuai seperti yang terjadi sekarang ini. Mereka yang masih “hijau” dijadikan sebagai alat bagi para pelaku intoleran yang tidak menginginkan kehidupan plural tersebut untuk menghancurkan dan memecahbelahkan antar umat beragama. Sekiranya sebagai pemuda bukankah kita harusnya menjadi kunci perubahan di masa ini dan masa yang akan datang? Jika kita berbicara masalah pemuda, pastinya kita tidak lupa ucapan dari Ir. Soekarno, yakni “Berikan aku 100 orang tua, maka akan kucabut Semeru dari akarnya,tapi berikan aku 10 orang pemuda, maka akan kuguncang dunia.”Kata-kata ini sungguh mengisyaratkan potensi besar pemuda. sebagai bibit bangsa, pemuda harusnya wajib belajar akan pancasila, persatuan, keyakinan beragama dengan baik. karena beragama dengan baik pastinya tidak akan menagajarkan kekerasan apalagi paham radikal. perlu juga untuk dilatih dan mau berlatih berpikir kritis untuk menghadpai kehidapan dan dinamika sosial yang kerap berubah.

Komentar

Fresh