Konser Ariana Grande Berujung Maut | OPINI.id

Konser Ariana Grande di Manchester Arena, yang berlangsung pada Senin (22/5/2017) waktu setempat, berujung maut, setelah terjadi ledakan yang menelan 19 korban jiwa dan puluhan korban luka-luka. Ledakan terjadi di pengujung konser yang juga dipenuhi oleh remaja dan anak-anak. Saat ini, pihak Kepolisian Manchester terus melakukan penyelidikan untuk menemukan siapa dalang di balik ledakan tersebut.

Ditetapkan Sebagai Serangan Teroris

Pihak Kepolisian Inggris langsung melakukan penyelidikan dan menetapkan ledakan pada konser Ariana Grande sebagai serangan teroris. Sejauh ini, pihak keamanan telah menemukan detonator bom beberapa jam setelah ledakan.

Banyak Penonton Anak-anak

Kepolisian Manchester menerima laporan ledakan pada pukul 22.35, Senin (22/5/2017) malam waktu setempat. Aparat langsung diterjunkan dan menemukan penonton yang panik telah berlarian ke luar lokasi konser. Polisi menyatakan, banyak anak-anak yang ikut menyaksikan konser tersebut.

Orang Tua Cari Anak-Anak Yang Hilang

Penonton konser Ariana Grande mulai mencari anggota keluarga yang terpisah, saat menyelamatkan diri usai terjadinya ledakan. Sejumlah hotel di Manchester menampung anak-anak yang terpisah dari orang tuanya.

PM Inggris Sampaikan Belasungkawa

Perdana Menteri Inggris Theresa May menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban ledakan konser Ariana Grande. May juga menegaskan, pihak keamanan akan bekerja keras mengungkap motif dan identitas pelaku ledakan.

Ariana Grande Dalam Keadaan Baik

Perwakilan Ariana Grande menyebut, penyanyi asal Amerika Serikat berusia 23 tahun itu dalam keadaan yang baik, usai konsernya diserang ledakan bom. Selain di Manchester Arena, Ariana juga dijadwalkan menggelar konser di O2 Arena London pada Selasa (23/5/2017) malam waktu setempat. Konser di Inggris merupakan bagian dari tur promosi album "Dangerous Woman" yang dirilis tahun lalu.

WNI Belum Ada Yang Jadi Korban

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan, belum ada Warga Negara Indonesia yang jadi korban dalam ledakan di Manchester Arena. Sementara, KBRI London meminta, WNI menghindari lokasi kejadian.

Hati Ariana Grande Hancur

Penyanyi Ariana Grande mengaku, tidak ada kata-kata yang mampu menggambarkan kesedihan hatinya, kepada para penggemar yang menjadi korban ledakan di Manchester Arena. Ariana menyampaikan hal tersebut melalui akun twitter resminya @ArianaGrande.

Korban Meninggal Capai 22 Jiwa

Korban jiwa ledakan bom bunuh diri pada konser Ariana Grande di Manchester Arena bertambah menjadi 22 orang, termasuk anak-anak. Sementara korban luka-luka tercatat sebanyak 59 orang. Tim penyidik Kepolisian Inggris menyatakan daya ledak bom sangat kuat.

Komentar

Fresh