Cuma yang Sering Diutangi yang Paham Ini | OPINI.id

Masalah utang-piutang kadang-kadang bikin sensi banget. Sekali dua-kali nggak masalah, terutama kalau yang dipinjam cuma receh. Tapi, kalau udah keseringan, receh juga bisa buat modal bikin rumah. Dan lagi, nggak semua orang pinjam karena butuh. Kakak cantik yang baru-baru ini ngehitz, contohnya. Pinjam uang buat jalan-jalan keluar negeri. Kalau teman sendiri, kadang suka nggak tega apalagi kalau bilangnya butuh buat ini-itu, 'kan? Daripada ngarep, berbagi suka-duka sesama yang nunggu uang kembali aja, yuk!

Nolak Kasih Utang Lebih Susah daripada Nolak Gebetan

Nggak tega. Demi Pertemanan. Katanya butuh banget. Dalam hati udah kapok, tapi akhirnya tetap ngasih.

Nagih Pas Nutuh, tapi Katanya Belum Bisa Balikin

Ujung-ujungnya harus mikir sendiri buat nyari uang tambahan. Tanpa pinjam ke orang lain.

Menyesal Kasih Utang

Tapi udah terlanjur. Bertekad nggak akan ngasih lagi. Terus, waktu dipinjam lagi, malah masih nggak bisa nolak.

Pengen Bikin Si Teman Mandiri, tapi Takut Dibilang Ceramah

"Kamu tuh nggak ngerti". Takut dibilang sok tahu. Pada akhirnya, takut pertemanan rusak.

Ingat Terus Walau Bilang ke Diri Sendiri Buat Ikhlasin Aja

Iya, iya. Ikhlas dan melupakan beda kok. Makanya, udah ikhlas pun tetap ingat. Lebih gampang melupakan mantan, bukan?

Pada Akhirnya, Waktu Malah Si Pengutang yang Ngungkit Terus

dan bilang maaf terus ... Rasanya, pengen bilang, "Udah, diam, deh." Dalam hati, udah nggak mau ngarep dikembalikan.

Komentar (1)

Fresh