Ternyata pemilik usaha ini masih MUDA | OPINI.id

Sobat zeropromosi - Semoga daftar ini bisa menjadi inspirasi kita untuk menggapai mimpi dan harapan kita. Begitu hebatnya anak-anak muda ini dalam mewujudkan impian mereka tapi tidak semua didapat dengan mudah. Baca yuk kisahnya! Ternyata pemilik usaha ini masih MUDA BANGET :

1. Pendiri TOKOPEDIA ( www.tokopedia.com )

William Tanuwijaya (Pematangsiantar, 18 November 1981) bersama Leontinus Alpha Edison (Pontianak, 19 Maret 1981) adalah pendiri perusahaan jual beli berbasis online dan terbesar di Indonesia. Anak muda sekarang siapa yang tidak tahu TOKOPEDIA. William Tanuwijaya terlahir dan dibesarkan dari keluarga yang sederhana setelah lulus sekolah SMA dia pindah ke Jakarta dan melanjutkan pendidikan sebagai mahasiswa, dia juga pernah bekerja di warung internet/warnet. Setelah lulus kuliah dia bekerja di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan software kemudian pada tahun 2007 dia mewujudkan cita-citanya sebagai pendiri TOKOPEDIA bersama Leontinus Alpha Edison yang terinspirasi dari web jual beli yang telah mampu berkembang baik di Indonesia maupun di negara lain. Membangun web ini tentu bukan hal mudah namun semua hal harus dihadapi dengan tingkat keamanan dan membentuk tim.

2. Pendiri KASKUS ( www.kaskus.co.id )

Andrew Darwis (Jakarta 20 Juli 1979) adalah pendiri komunitas Daring – KASKUS. Saat ini siapa yang tidak mengenal KASKUS, begitu banyak orang terhubung dari KASKUS ini, saling berbagi informasi dan di dalamnya terdapat forum jual beli (FJB) juga. Bermula dari hobinya mengenai internet sampai pada akhirnya kuliah mengambil jurusan Sistem Informatika. Dia pernah bekerja paruh waktu sebagai web designer di kemana.com dan indotradezone.com kemudian pernah juga bekerja di Thor Loki dan lyrics.com di Seattle-Amerika Serikat. Sampai pada akhirnya menjadi pendiri & CTO KASKUS.

3. Pendiri BUKALAPAK ( www.bukalapak.com )

Achmad Zaky (Sragen, 24 Agustus 1986) adalah pendiri sekaligus CEO Bukalapak.com merupakan sebuah perusahaan E-Commerce berbasis marketplace C2C yang berfokus pada usaha kecil menengah atau UKM. Jika kita nonton di televisi maka kita akan sering lihat iklannya beredar dimana-mana dan billboard iklan pun ada dimana-mana. Zaky mulai mengenal teknologi sejak dari sekolah dasar. saat itu salah satu paman Zaky membelikan sebuah komputer dan buku-buku yang berhubungan dengan pemrograman dan dia tumbuh bersama dengan komputer dan buku-buku tersebut. Dan saat SMA mewakili sekolahnya pernah memenangkan tingkat nasional dalam ajang Olimpiade Sains Nasional bidang komputer. Kemudian tahun 2004 melanjutkan kuliah di Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik Informatika.

4. Pendiri TRAVELOKA ( www.traveloka.com )

Ferry Unardi (Padang, 16 Januari 1988) adalah seorang pengusaha dan pendiri situs web Traveloka. Dia memulai usahanya saat berumur 23 tahun bersama rekannya sebagai engineer membuat sangat pas untuk mengembangkan sistemnya, mulai dari menganalisis, menginterprise, codingnya dan sebagainya. Pada awal pembukaan dia mengaku bahwa tidak ada maskapai yang bekerjasama dengannya namun dengan kemajuan traffic websitenya, mulailah maskapai-maskapai melirik dan bekerjasama dimana setiap transaksi traveloka diberikan share profit 5%.

5. Pendiri GO-JEK ( www.go-jek.com )

Nadiem Makarim (Singapore, 4 Juli 1984) adalah seorang pengusaha, pendiri dan SEO Go-Jek dimana bisnis ini bergerak di bidang transportasi dan penyedia jasa berbasis daring. Nadiem menjalani proses pendidikannya dari sekolah dasar hingga SLTA berpindah-pindah dari Jakarta ke Singapura kemudian melanjutkan pendidikan mengambil jurusan International Relations di Brown University, Amerika Serikat kemudian dilanjutkan mengambil pasca sarjana dan meraih gelar Master of Business Administration di Harvard Busniness School. Di awal karirnya ia bekerja sebagai konsultan manajemen di McKinsey & Company. Setelah mempeoleh gelar MBA ia terjun sebagai pengusaha mendirikan Zalora Indonesia dan ia menjabat sebagai Managing Editor. Setelah keluar dari Zalora kemudian ia menjabat sebagai Chief Innovation Officer (CIO) Kartuku. Dan akhirnya ia fokus mengembangkan Go-Jek yang telah ia rintis sejak tahun 2011. Saat ini Go-Jek adalah perusahaan rintisan di Indonesia. Saat ini hampir semua orang menggunakan fasilitas ini, mulai dari antar jemput orang, barang, bahkan sampai bersih-bersih dan make up. Dsb.

Komentar

Fresh