Anak Muda, Move On Dong! | OPINI.id

Putus Cinta Bagi Anak Muda, Hindari Melakukan 5 Hal Berikut ini ! Setiap orang pasti pernah mengalami yang namanya kesedihan, entah sedih karena gagal masuk perguruan tinggi negeri, sedih karena ditinggal kedua orang tua seperti yang saya alami atau sedih karena ditinggal kekasih atau pacar istilah, anak muda saat ini. Tapi tahukah Anda? Rata - rata kasus bunuh diri karena putus cinta itu mendera para remaja di negeri kita loh! Dari Data Komnas Anak Tahun 2011 dari 23 kasus bunuh diri yang menimpa anak remaja, terbanyak atau 9 (sembilan) kasus diantaranya diakibatkan karena putus cinta. TAhun 2012 tercatat 13 anak meninggal bunuh diri karena putus cinta , Tahun 2014 89 anak mati dengan sia-sia . Akhirnya dari kasus percobaan bahkan bunuh diri tersebut saya jadi ingat akan sosok Erich Fromm, seorang psikologi berkebangsaan Jerman yang lahir pada tahun 1900-an, dia telah g menciptakan beberapa pepatah cinta, satu diantaranya berbunyi: Cinta yang belum dewasa mengatakan “Aku mencintaimu karena aku membutuhkanmu” sedangkan cinta yang telah dewasa mengatakan “Aku membutuhkanmu karena aku mencintaimu”. Nah soal cinta - cintaan inilah yang saat ini membuat para anak muda mabuk kepayang tidak kepalang. Dan ketika efek "mabuk' itu hilang karena sang pujaan pergi meninggalkannya, maka "mabuk" yang lainnya pun bermunculan. Apa sajakah itu ? Berikut lima hal yang sering mendera anak muda ketika galau susah move on yang mesti diwaspadai : 1. Membicarakan Keinginan Bunuh Diri; Sering dalam kehidupan sehari-hari kita menemukan teman,sanak saudara yang akrab dengan kita membicarakan keinginan untuk mengakhiri hidup karena tekanan hidupnya. "Saya ingin mati saja, buat apa hidup kalau tidak dihargai". Hal inilah yang harus dihindari terutama oleh kaum muda di Indonesia. Hidup itu adalah permainan dan permainan tak perlu dibuat serius. Berlatihlah untuk menang. Dalam permainan kalah dan menang itu biasa. Dan kita mengetahui bahwa roda pasti berputar.Tak selamanya kita di atas, dan tak selamanya kita ada di bawah. Semakin terpuruk kita, maka sesungguhnya hanya ada satu jalan yaitu naik ke atas .Oleh karena itu di luar sana banyak sekali anak-anak muda yang memulai kehidupan dari sebuah kegagalan. Putus cinta, terpisah dari sang kekasih yang disayangi janganlah baper alias bawa perasaan. Jodoh itu di Tangan Tuhan, dan disediakan bagi orang yang mencarinya. Maka putus cinta tidaklah membuat kita harus bunuh diri. Masih banyak pelampiasan positif lainnya semisal berolah raga, menjadi penulis atau menjadi seorang businesman/woman memindahkan energi negatif menjadi kegiatan positif. 2. Mencari Cara Mematikan Untuk Bunuh Diri Mencoba meminum racun, menyilet urat nadi, pistol, pisau ataupun mencari tempat yang tinggi untuk terjun bebas mencoba melakukan percobaan bunuh diri. Ini adalah hal-hal konyol yang harus dihindari. Putus cinta tidak harus kehilangan akal sehat. Ajaran agama siapapun penganutnya, melarang melakukan perbuatan menyakiti diri sendiri. Percayalah sakit putus cinta itu sebentar saja, karena ada banyak obatnya. Terutama kembalilah kepada orang tua di rumah. Karena mereka begitu mencontai Anda sepenuhnya. 3. Putus Asa Akan Masa Depan Putus cinta, bukan berarti masa depan menjadi sirna. Masa depan Anda bukanlah bersama dia yang Anda idam-idamkan, tetapi dia, seseorang yang benar - benar pilihan Tuhan yang akan mendampingi Anda. Jangan mengatur Tuhan sesuai keinginan kita. Berpisah bukan pasti tak mungkin kembali. Percayalah, di luar sana masa depan Anda terbentang luas sebagaimana kemampuan Anda untuk melihatnya. 4. Membenci dan Menghujat Diri Sendiri Adanya perasaan malu, bersalah, dan menjadi beban bagi orang lain. Putus cinta janganlah langsung menjustifikasi diri menjadi beban orang lain. Putus cinta ya putus cinta, maka carilah karena dengan begitu Anda dipercayakan untuk mencari pilihan lain selain pilihan yang Anda rasakan benar saat ini. Jangan menghujat diri sendiri ketika Anda memutuskan/diputuskan oleh pasangan Anda. Move on adalah cara terbaik dan sedang in di kalangan kaum muda saat ini. 5. Mengatur Segala Hal Untuk Ditinggalkan dan memberikan benda kesayangan kepada orang terdekat. Putus cinta janganlah membuat diri Anda merasa "bodoh". Bodoh dalam artian sebenarnya. Alih -alih Anda merasa kesepian akibat ditinggalkan oleh orang yang Anda sayangi, Anda melakukan sesuatu yang justru membuat Anda terlihat pantas untuk ditinggalkan. Tegar lah, laki-laki atau wanita yang ditinggalkan pasangannya tidaklah perlu mengatur segala hal semisal membuat wasiat dan memberikan benda kesayangan kepada orang terdekat. Orang tua yang telah mendahului Anda saja tidak gitu - gitu banget ketika pergi mendahului kita, eh Anda baru ditinggalkan atau meninggalkan pacar saja malah kelihatan lebay. So. Bagi Anda laki - laki atau perempuan, memilki pasangan atau pacar adalah salah satu dinamika kehidupan yang musti Anda jalani dengan bijak. Ada orang yang baru kenal, seminggu kemudian langsung melamar. Ada yang sudah tujuh tahun pacaran, eh giliran nikahnya sama orang lain. Memang sih sakit, tapi mencoba lima hal di atas sama saja Anda mengingkari proses. Cintailah hidup ini sebagaimana Anda mencintai diri Anda sendiri. Bahagiakanlah orang lain sebagaimana Anda ingin dibahagiakan. Mencintailah karena Tuhan, jangan mencintai karena ketampanan atau kecantikannya saja. Karena itu tidak bersifat abadi. Cinta kepada Tuhan akan membawa orang yang tepat untuk mencintai Anda dan sekali lagi kembalilah kepada orang tua di rumah, kasih sayang mereka lebih tulus dan mereka akan dengan senang hati membagi kisahnya yang inspiratif kepada Anda anak muda yang penuh ceria. #Semoga bermanfaat

Komentar

Fresh