Ini Alasan Sebaiknya Drama Korea Jangan Dijiplak | OPINI.id

Akhir-akhir ini media sosial kembali dihebohkan sama sinetron terbaru di salah satu stasiun televisi Indonesia. Kabarnya sih, adegan di sinetron tersebut mirip sama drama Korea Goblin. Ada yang bilang itu menjiplak, ada juga yang kasih pembelaan "drama Korea sebagai inspirasi". Tapi tahu nggak sih, sebagus apapun drama Korea, mending sinetron Indonesia jangan sekali-kali menirunya. Kenapa?

Pemain Punya Skill Acting yang Matang

Pilih pemain drama Korea nggak sembarangan lho. Nggak hanya modal tampang ganteng dan cantik saja, tapi mereka juga punya skill acting yang mumpuni. Kelas mereka tinggi. Jadi, kalaupun Indonesia mau bikin sinetron sekelas drama Korea, coba cari pemain yang memang cocok dari segi tampang, karakter, dan skill actingnya. Kalau terlalu di luar ekspektasi, bakal muncul meme di atas deh.

Lokasi Syuting

Berapa sih panjang episode drama Korea? Paling banyak sekitar 20-an episode, jarang sampai 30 episode ke atas. Ini menunjukkan kalau drama Korea benar-benar berusaha se-real mungkin. Mereka sangat memerhatikan latar tempatnya, kalaupun pakai CGI (Computer Generated Imagery), pembuat drama Korea sampai harus survey ke negara aslinya lho, seperti drama "Descendant of the Sun" yang mengambil latar Turki dan Yunani. Kalau sinetron Indonesia yang notabene satu hari satu episode, kebayang nggak pantai yang Indahnya luar biasa di drama Korea nanti berubah jadi kayak apa saking diburu stripping?

Memerhatikan Detail

Mana ada anak sekolahan kaos kaki warna-warni? Biar dibilang swasta juga, di Indonesia kaos kaki kalau nggak putih, abu-abu, hitam, ya hijau tua, tergantung sekolahnya. Tapi yang pasti seragam. Coba bandingin atribut yang dipakai di drama Korea, seragam anak sekolahnya sama saja. Mau dia berperan sebagai orang kaya, mau dia berperan sebagai orang miskin, nggak ada bedanya.

Remake, Tapi kok Nggak Izin?

Katanya remake ternyata tidak ada izin atau konfirmasi apapun dari pihak drama Korea?Giliran sudah kena kasus, baru deh izin dan cantumin, "terinspirasi dari judul drama bla bla bla..."

Penonton Nggak Rela

Mentang-mentang dramanya sedang viral, jadi ingin bikin cerita yang sama versi Indonesia. Duh, banyak penonton yang nggak rela. Soalnya sinetron versi Indonesia nggak akan bisa menyaingi versi aslinya. Yang sudah-sudah bikin kecewa peminat drama Korea. Bukannya menarik penonton, malah dapat meme dan bully. Kan serem...

Mau Rating Tinggi Tapi Low Budget

Kalau memang benar-benar mau remake, izin dulu sama pihak TvN. Kalau diizinin baru deh buat alur dan latar yang sama persis. Jangan diubah-ubah. Terus pilih pemain yang berkualitas. Jangan maunya rating tinggi tapi low budget. Pada intinya, hampir nggak ada sinetron tiruan yang berhasil dan diterima penonton. Jadi, kalau merasa nggak sanggup, jangan "dipaksain" nyontek drama Korea ya!

Komentar (1)

Fresh