5 Pantangan Kalau Mantan Ngajak Balikan | OPINI.id

Sudah susah payah move on, tiba-tiba mantan muncul kayak hantu. Bete nggak sih? Mau dicuekin kok baper? Hati-hati ya, Guys! Jangan sampai kalian kejebak, terus masuk ke dalam lubang yang sama untuk kedua kali.

Tidak Perlu Basa-Basi

Bukannya nggak boleh bersilaturahmi, tapi percaya deh basa-basi sama mantan itu efeknya nggak bagus. Apalagi kalau kita masih belum lama patah hati, masih proses move on. Yang sudah berhasil move pun bisa saja galau lagi. Gimana nggak galau kalau si mantan iseng kepoin kita, "Kamu masih kerja di tempat itu?" "Nomor kamu ganti nggak?" "Wah, kamu sekarang potong rambut ya?" "Kapan-kapan jalan bareng yuk." hayooo?

Jangan Gampang Baper

Namanya juga mantan, datang tak diundang pulang tak diantar. Padahal bisa saja saat itu kita belum siap untuk ketemu dia. Apalagi kalau si mantan tipekal orang bermuka tembok, mudah banget bilang kata putus, mudah juga minta balikan. Di luar pertanyaan, apakah kita masih mencintai mantan atau tidak, sebaiknya kita mengingat lagi peristiwa saat dia memutuskan hubungan dengan kita. Beri waktu sejenak untuk berpikir. Jangan biarkan suasana membuat kita salah mengambil tindakan yang akhirnya malah berujung penyesalan.

Jangan Berpikir Untuk Balas Dendam

Sembari berpikir, sembari mengingat hal-hal yang bikin kita patah hati. Di satu sisi kita ingin memaafkan mantan, tapi di sisi lain rasanya kok masih kesal ya? Lalu, untuk menghilangkan kekesalan itu, kita berpikir untum balas dendam. Kita terima kembali si mantan, kemudian melakukan apa yang pernah ia lakukan terhadap kita. No! Kita tidak berhak menghukum tindakan seseorang sekalipun itu mantan kita. Biarkan Tuhan yang membalasnya. Percaya saja sama hukum karma, siapa yang menabur maka dia pula yang akan menuai. Jangan repot-repot membiarkan hati kita ‘dikotori’ niat buruk.

Jangan Lemah

Iya sih, setiap orang memiliki kesempatan kedua. Setiap individu bisa berubah. Tapi apakah kesalahan mantan bisa ditoleransi? Coba pikirkan baik-baik, jangan sampai kita mengiyakan permintaan mantan hanya karena terbawa suasana, atau malah karena tidak tega menolak permintaan mantan. Kita bisa saja menyenangkan hati mantan kalau pada akhirnya benar-benar balikan, tapi pasti kita tidak akan sebahagia dulu. Apalagi jika kenyataannya sudah tidak lagi mencintai dia. Kita sendiri lho yang akan menderita.

Jangan Pernah Berpikir Mantan Segalanya

Jangan pernah takut kehabisan cinta. Seperti kata pepatah, mati satu tumbuh seribu. Kita belum saja ketemu dengan pasangan yang pas. Jangan terus-terusan bertumpu pada sosok di masa lalu. Tunjukan dengan percaya diri kalau kita bisa hidup lebih baik tanpa mantan. Malah prestasi dan karir kita semakin cemerlang. Wih, dijamin mantan bakalan ciut.

Komentar

Fresh