Pilpres 2019 Jangan Main Isu Receh Dong! | OPINI.id

Jelang Pilpres 2019 di masa kampanye ini justru bukan adu strategi cantik dan ciamik tapi malah tebar isu receh. Padahal isu receh malah berpotensi ciptakan golput loh!

Isu Receh Bisa Ciptakan Golongan Putih

Baik kubu Jokowi Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno lebih didominasi isu receh dalam kampanye Pilpres 2019. Mengutip dari Tempo, Pengeliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Adjie Alfaraby mengatakan, pemilih ingin melihat sikap kedua kubu terhadap isu-isu yang lebih penting dibanding isu-isu seperti politikus sontoloyo, genderuwo atau tampang Boyolali. Masyarakat yang belum menjatuhkan pilihan tentu ingin diyakinkan dengan solusi-solusi akan hal-hal yang ditawarkan, bukan dengan strategi kampanye receh. Misalnya dalam isu lapangan pekerjaan, oposisi perlu menjabarkan kritik mendalam mengenai pencapaian inkumben. Mereka harus menawarkan solusinya untuk bisa menarik pemilih. Kubu petahana juga tak bisa hanya menyebar informasi mengenai keberhasilan dalam empat tahun terakhir. Mereka harus menawarkan perbaikan dari kekurangan selama ini. Tentu juga menjelaskan program lima tahun ke depan. Strategi kampanye receh, kata Adjie, tak akan mendongkrak elektabilitas. Kandidat dari kedua kubu relatif dikenal dan sudah memiliki pemilih tetap. Perang kata-kata hanya akan menguatkan pendukung masing-masing.

Apa Saja yang Bikin Orang jadi Golput?

Banyak faktor yang menyebabkan seseorang tidak menggunakan hak suaranya alias golongan putih. Selain karena tidak terdaftar atau tidak mendapat kartu pemilih atau kartu undangan, lebih mementingkan urusan lain yang mendesak atau kerja mencari uang. Ada juga orang yang dengan sadar atau dengan sengaja tidak menggunakan hak pilihnya karena menilai pasangan capres dan cawapres tidak ada yang sesuai dengan pilihan mereka. Mereka menganggap tidak linier dengan kesejahteraan yang mereka idam-idamkan.

Kamu udah punya pilihan belum?
Udah dong
Belum, masih golput
174 votes

Komentar (1)

Fresh