Kemkominfo cabut izin First Media & Bolt? | OPINI.id

Waduh, Kementerian Komunikasi dan Informatika putuskan cabut izin penggunaan frekuensi radio 2.3GHz punya PT First Media Tbk dan PT Internux (selaku operator penyedia layanan internet 4G Bolt).

Dicabut izin karena hutang

Ada dua izin penggunaan frekuensi yang akan dicabut oleh Kemkominfo. Pertama First Media dan yang kedua adalah Internux selaku penyedia jasa layanan internet 4G Bolt. Pencabutan izin ini dilakukan, lantaran hutang. Ketiga perusahaan itu belum bisa melunasi hutang Biaya Hak Penggunaan (BHP) frekuensi 2,3 GHz hingga akhir masa tenggat waktu pembayaran, yaitu 17 November 2018. Saking seriusnya, pihak Kemkominfo sedang memproses SK (surat keterangan) pencabutan izin tersebut. Sumber: liputan6

Inilah tunggakan utang First Media dan Bolt

Seperti diketahui, kedua perusahaan ini berada di bawah naungan grup Lippo. Tagihan BHP frekuensi radio 2.3GHz sejak 2016 hingga 2018. Total tunggakannya pun gak tanggung-tanggung loh! Kedua perusahaan ini tunggakannya mencapai Rp 708,4 miliar plus dendanya. Dalam hal ini, First Media menunggak Rp 364,8 miliar dan Bolt berutang Rp 343,5 miliar. Dan berdasarkan pasal 83 ayat 1 PM Kominfo Nomor 9 Tahun 2018 tentang Ketentuan Operasional Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio, maka Kominfo berhak mencabut izin penggunaan frekuensi ini.

Wajar gak izinnya dicabutnya?
Wajar
Gak wajar
759 votes

Komentar

Fresh