Parfum dari Limbah Berani Nyoba? | OPINI.id

Mendengar kata limbah, pasti bakal kepikiran tentang sampah atau benda-benda yang dibuang karena sudah dianggap tak terpakai lagi. Tapi jangan buru-buru dianggap tak memiliki nilai ekonomis, bisa jadi benda atau sampah yang kamu buang masih bisa diolah kembali hingga mampu menghasilkan hal bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Yang Tak Diinginkan Lagi

Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga). Limbah padat atau sampah, seringkali dianggap hal yang tak diinginkan lagi kehadirannya karena dianggap tidak memiliki nilai ekonomis. Hingga seringkali kehadiran limbah apalagi jika dibuang sembarangan dan akhirnya menumpuk bisa berdampak negatif terhadap lingkungan maupun bagi kesehatan manusia. Padahal limbah tidak hanya sekedar tumpukan sampah domestik yang padat, tapi juga bisa berupa limbah cair maupun limbah gas dan partikel.

Sumber Limbah

Jika dilihat dari sumbernya, limbah dapat digolonkan menjadi 4 jenis yaitu: Limbah organik yang mudah membusuk, kayak sisa makanan, dedaunan, potongan rumput atau kotoran hewan. Lalu yang kedua adalah limbah organik yang tidak mudah membusuk, misalnya saja kertas dan kayu. Lalu ada juga limbah anorganik, ini adalah limbah yang sulit terurai atau butuh waktu lama untuk hancur, misalnya saja plastik, pecahan kaca, karet, kaca maupun besi. Sedangkan yang keempat adalah golongan limbah beracun. Nah kalau yang ini, kamu harus hati-hati saat membuangnya, pasalnya bisa saja limbah ini mengandung racun berbahaya, misalnya paku, bekas lampu neon, sisa racun tikus atau serangga, obat kadaluarsa dan batu baterai bekas.

Parfum Antimainstream dari Limbah

Sebuah perusahaan parfum dari Perancis berhasil membuat produk parfum antimainstream yang dihasilkan dari limbah yang dianggap buangan tak berharga lagi. Limbah sampah yang dimaksud adalah bekas-bekas bahan dasar pembuatan parfum yang kemudian diolah kembali atau didaur ulang agar bisa digunakan kembali jadi parfum jenis baru yang memiliki wangi cukup khas dan unik. Dalam uji cobanya, Daniela Andrier, seorang ahli peracik wewangian menyebutkan sampah tidak selalu identik dengan hal berkonotasi negatif dan kotor. Sampah ternyata bisa menjadi bagian yang menyenangkan dan bermanfaat terutama untuk parfum hasil racikannya tersebut. Parfum yang beraroma sampah ini diberi nama ‘I Am Trash: Les Fleurs du Dechet’. Memiliki aroma seperti tanah yang subur, halus dan tidak terlalu menyengat.

Apa kamu berani kalau diminta pakai parfum berbahan dasar limbah?
Berani dong
Pikir-pikir
Wah, Engga lah!
9 votes

Komentar

Fresh