Ma'ruf Amin Digugat Tunanetra? | OPINI.id

Di era kampanye Pilpres 2019 sebaiknya harus berhati-hati. Soalnya, salah sedikit pasti kena lapor biarpun tak ada niat menyinggung satu sama lain. Seperti yang terjadi sama cawapres nomor urut 02 yaitu Ma'ruf Amin.

Ma'ruf Amin jelaskan istilah 'Budek-Buta'

Ma'fur menjelaskan istilah 'buta-budek' yang dimaksud itu merujuk pada pihak yang tak bisa melihat prestasi pemerintahan Jokowi. "Orang sehat bisa dapat melihat jelas prestasi yang ditorehkan oleh Pak Jokowi, kecuali orang budek saja tidak mau mendengar informasi dan kecuali orang buta saja tidak bisa melihat realitas kenyataan," ujar Ma'ruf Amin dalam sambutan deklarasi Barisan Nusantara, di Jalan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (10/11/2018). Prestasi yang dimaksud Ma'ruf pada pemerintahan Jokowi-JK itu seperti membangun infrastruktur pelabuhan, bandara, pendidikan, dan kesehatan.

Fadli Zon anggap Ma'ruf Amin bisa menyinggung disabilitas

Beberapa kritikan datang karena analogi 'budek-buta' yang disebut Ma'ruf Amin, salah satunya dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon. Fadli mengatakan ungkapan itu satu aliran dengan istilah 'genderuwo' dan 'sontoloyo' yang pernah diucapkan Jokowi. Menurutnya, kiasan 'buta-budek' yang digunakan Ma'ruf bisa menyinggung kaum difabel. Ia berharap hal serupa tak lagi terjadi.

Gugatan Forum Tunanetra kepada Ma'ruf Amin

Penyandang disabilitas yang tergabung dalam Forum Tuna Netra menyesalkan pernyataan Ma'ruf. Menurut mereka, pernyataan tersebut mencederai perjuangan kaum disabilitas di tengah masyarakat. Ini juga mendiskreditkan kaum difabel. Mereka meminta Ma'ruf meminta maaf kepada penyandang disabilitas di tanah air. Pihaknya memberikan batas waktu 10 hari sejak penyataan sikap ini disampaikan.

Menurut kamu analogi Ma'ruf Amin salah gak?
Salah, bikin tersinggung
Gak, itu kan cuma perumpamaan
778 votes

Komentar

Fresh