Demokrat: Demokrasi apa labil di pilpres 2019 | OPINI.id

Partai Demokrat bisa dibilang adalah partai yang masih bingung melabuhkan hatinya. Sempat bergulir isu, jika Demokrat dukung Prabowo namun kelar saat sebuah kicauan twitter berbunyi ?Jenderal kardus?. Ada yang bilang merapat ke Jokowi tapi sekarang resmi ke kubu Prabowo-Sandi. Oke, terlepas apapun itu, di Pilpres 2019 mereka sudah menjadi lebih demokrasi.

Kebebasan buat kader Demokrat

Ini adalah sebuah strategi dari partai yang didirikan oleh mantan Presiden RI ke-7 ini. Partai Demokrat adalah salah satu partai yang memberikan dukungan bagi pasangan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Walaupun begitu , Demokrat memberikan sebuah kebebasan kepada para kadernya untuk menentukan pilihan capres dan cawapres saat pemungutan suara, nah loh kok begitu sih? Awas nanti yang didukung malah marah loh, hehehe. Kebebasan ini dipertegas oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Menurutnya, ada kader yang punya sikap berbeda dengan partai yaitu mendukung capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-MarufAmin. Terutama para kader yang ada di daerah. "Kami sudah sangat mengetahui, survei internal Partai Demokrat menyatakan memang mayoritas memilih Pak Prabowo, tetapi ada juga yang sesuai dengan cultural wilayah setempat itu memilih Pak Jokowi," kata Ibas saat dalam acara Pembekalan Caleg DPR RI Partai Demokrat di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (11/11/2018).

Ibas dicap setengah hati dukung Prabowo-Sandi

Memberikan kebebasan para kader untuk menentukan pilihannya di pesta demokrasi Pilpres 2019 menimbulkan kekecewaan dikalangan kubu capres dan cawapres 02 yaitu Prabowo-Sandi. Menurut kubu mereka, keputusan ini dinilai seakan bentuk dukungan setengah hati buat Prabowo-Sandi. Seperti dilansir kompas, peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris juga beranggapan sama yaitu, dukungan kepada Prabowo-Sandi seperti dilakukan secara terpaksa. Tapi menurut Ibas ini adalah salah satu strategi partai Demokrat untuk bisa survive di kancah politik tanah air, sekaligus langkah untuk menyelamatkan partai ke depannya.

Menurutmu labil gak nih Demokrat?
Labil, gak konsisten
Wajar,namanya juga politik
560 votes

Komentar (1)

Fresh