Fenomena Langit di Bulan November 2018 | OPINI.id

Alam semesta memang menyimpan banyak rahasia, tapi sekaligus juga membuat kita takjub akan segala ciptaanNYA. Inilah beberapa fenomena langit yang bisa kamu amati di bulan November 2018 ini.

9 November

Pada tanggal ini bakal terlihat planet Merkurius dan Jupiter berada di dekat Bulan dan ketiganya akan membentuk segitiga. Fenomena ini dapat diamati di langit barat saat senja. Jika diamati dengan mata telanjang, bisa dilihat Jupiter seperti bintang kuning terang di arah selatan Bulan. Namun kemungkinan posisi Merkurius akan sedikit sulit dilihat. Pengamatan bisa kamu lakukan mulai pukul 18.00.

11 November

Konjungsi Bulan dengan Saturnus adalah fenomena dimana Bulan dan Saturnus berada pada jarak terdekatnya, dalam istilah astronomi disebut dengan appulse. Jika kamu ingin melakukan pengamatan bisa dilakukan mulai pukul 18.00 WIB. Kedua objek langit ini bisa terus diamati hingga tenggelam di langit Barat sekitar 3 jam 21 menit setelah Matahari terbenam. Tapi jika kamu ingin bisa mengamati cincin Saturnus, harus menggunakan teleskop dengan magnifikasi minimal 75 kali untuk bisa melihat Saturnus lengkap dengan cincin dan bulan terbesarnya, Titan.

14 November

Bulan adalah satelit alami milik bumi satu-satunya dan memiliki banyak keindahan di dalamnya. Pada tanggal 14 November, Bulan akan berada pada titik terjauh atau spot terjauhnya dengan bumi pada jarak 404.339 km. Fenomena langit ini disebut juga dengan Bulan apogee atau Apogee Moon (Micromoon).

16 November

Pada tanggal ini akan terjadi konjungsi Bulan dengan Mars, dimana Bulan akan berbentuk sabit dan berada sejauh 1 derajat dari Mars. Pengamatan bisa kamu lakukan mulai pukul 23:53 WIB. Kedua objek langit ini akan berada di depan rasi bintang Aquarius dan bisa dilihat dengan mata telanjang.

18 November

Pada tanggal 18 November kamu bisa mengamati fenomena langit Hujan Meteor Leonid. Leonid merupakan hujan meteor mayor atau berintensitas tinggi dan termasuk ke dalam salah satu hujan meteor terbaik setiap tahunnya. Meteor ini berasal dari serpihan komet 55P/Tempel-Tuttle ini bisa dilihat dengan mata telanjang, mulai pukul 03:00 dini hari. dengan syarat lokasi pengamatan minim polusi cahaya dan cuaca yang cerah. Langit tanpa Bulan mulai tengah malam hingga jelang dini hari akan jadi kondisi ideal buat kamu berburu meteor cantik ini melintas dengan kecepatan 77 km/detik.

23 November

Buat kamu yang lagi jatuh cinta, kayaknya pas banget kalau menyatakan cinta kamu pada si dia di tanggal 23 November, pasalnya pada saat itu akan terjadi Bulan Purnama. Bulan akan berada di atas cakrawala sejak Matahari terbenam sampai fajar tiba. Kesempatan baik untuk mengamati Bulan dan kawah-kawahnya sekaligus menyatakan cinta pada pujaan hati...ahaaay. Setelah fase purnama, Bulan secara perlahan akan bergeser waktu terbitnya semakin malam.

Komentar

Fresh