Akibat Bendera HizbutTahrir,Rizieq ditangkap? | OPINI.id

Kabar tak sedap datang dari Arab Saudi. Pentolan FPI Muhammad Rizieq Shihab dikabarkan ditangkap dan dimintai keterangan oleh aparat kepolisian Arab Saudi.

Rizieq diciduk akibat kibarkan bendera Hizbut Tahrir

Sejumlah foto Rizieq Shihab beredar lewat grup WhatsApp. Dalam foto terlihat jika dirinya berada di tengah kerumunan polisi Saudi. Dugaan sementara, Ketum FPI diamankan lantaran tertangkap basah memajang bendera Hizbut Tahrir di dinding rumahnya. Meski sudah diakui oleh Agus Maftuh Abegebriel, Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh RI untuk Kerajaan Arab Saudi, namun masih juga belum ada konfirmasi.

Kemenlu nyatakan Rizieq sudah dipulangkan ke rumahnya

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) telah melakukan penelusuran terhadap kabar penangkapan imam besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, di Arab Saudi. Dalam siaran pers kepada wartawan, penelusuran terhadap kebenaran informasi itu dilakukan oleh Pejabat Fungsi Konsuler Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah. “Dari hasil penelusuran, diperoleh konfirmasi bahwa MRS (Muhammad Rizieq Shihab) sedang dimintai keterangan oleh aparat keamanan Arab Saudi di Makkah,” tulis Kemenlu dalam laporannya, Rabu, 7 November 2018. Adapun menurut informasi terakhir yang didapat Kemenlu, Rizieq telah diizinkan kembali ke rumahnya oleh otoritas keamanan setempat. Rizieq dipulangkan sekitar pukul 20.00 malam waktu setempat.

Arab Saudi anti Hizbut Tahrir, Indonesia malah mengagungkan

Pro dan kontra sempat terbit terkait pembubaran organisasi Hizbut Tahrir di Indonesia. Banyak yang beranggapan jika pemerintah kita tidak pro Islam. Faktanya, dibeberapa negara timur tengah, hizbut tahrir jelas dilarang! Ada dua alasan utama yang menjadi landasan kenapa Hizbut Tahrir dilarang di Timur-Tengah. Pertama, Hizbut Tahrir mempunyai ideologi khilafah, yang secara nyata bertentangan dengan realitas politik kontemporer. Di masa lalu, sebelum jatuhnya Dinasti Ottoman di Turki pada 1923, khilafah masih menjadi sistem politik. Tetapi setelah itu, dunia Islam khususnya Timur-Tengah mengalami trauma politik yang sangat akut perihal kembalinya sistem khilafah.

Setuju gak sih Hizbut Tahrir itu memang pantas dilarang?
Setuju
Gak setuju
2028 votes

Komentar (13)

Fresh