Dimas Ekky Pratama: Menatap Moto2 2019 | OPINI.id

Setelah lima tahun, akhirnya Indonesia akan memiliki wakil di ajang Grand Prix Moto 2 2019. Ia adalah Dimas Ekky Pratama. Pada Moto 2 2019, Dimas akan masuk tim Idemitsu Honda Team Asia.

Tampil sebagai pebalap Wild Card pada 2018 di Catalunya

Sebelum ini, ada dua pebalap Indonesia yang pernah berlaga pada ajang yang berada setingkat di bawah kelas MotoGP itu, yaitu Rafid Topan Sucipto pada 2013 dan Doni Tata Pradita, juga pada 2013. Untuk Dimas, ia pernah bermain di Moto2 Malaysia pada 2017, tetapi hanya sebagai pengganti Jorge Navarro dari tim Federal Oil Gresini. Navarro tidak bisa tampil karena mengalami cedera. Dimas kemudian juga tampil sebagai pebalap Wild Card pada 2018 di Catalunya.

Pernah gagal di Moto 2 Malaysia 2017

Pada Moto 2 Malaysia 2017, Dimas gagal finish karena ditabrak oleh pebalap Australia, Remy Gardner. Pada ajang itu, pebalap Portugal Miguel Oliveira keluar sebagai juara dengan catatan waktu 40 menit 28,955 detik. Dimas menyatakan bertekad masuk MotoGP dan akan berusaha sebaik mungkin pada Moto 2 2019 untuk mewujudkan impian itu. Menurut Dimas, ia akan tampil di ajang Moto 2 tidak hanya untuk diri sendiri, melainkan juga demi Indonesia. "Tentunya, tantangan yang dihadapi akan sangat berbeda baik dari segi mesin, sepeda motor, maupun persaingannya. Sekuat tenaga saya akan berusaha memberikan prestasi terbaik demi nama harum Indonesia," ujar Dimas, seperti dilansir Kompas.com.

Berbagai prestasi

Dimas mulai dikenal luas setelah menduduki peringkat keempat Kejuaraan Nasional Supersport 2010 dan peringkat kelima pada Nasional Supersport 2011. Pada 2012, ia menjadi runner-up Kejuaraan Nasional Supersport 600cc dan meraih penghargaa Rookie of the Year Asia Road Racing Championship. Saat ini Dimas yang berada dalam naungan tim Astra Honda Racing Team dan berada di peringkat keenam klasemen sementara CEV Moto2 2018. Penulis: Albertus Tjatur Wiharyo

Komentar

Fresh