5 Hal ini Menjadi tanda kamu anti kekerasan! | OPINI.id


Tak bisa dipungkiri kalau kekerasan masih marak terjadi di sekitar kita. Tapi, kamu bisa kok memulai sebagai orang yang mencegah adanya kekerasan tersebut!. Berikut merupakan beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah terjadinya kekerasan di masa depan

1. Konsisten menjadi suri teladan tindak positif

Kita pelajar adalah peniru yang ulung terhadap lingkungan, terutama orangtua. Namun kita juga bisa menjadikan diri sendiri sebagai model yang baik dan melakukannya secara berkesinambungan, baik secara langsung dalam praktik lingkungannya atau dengan berbagi cerita pengalaman kepada teman sebaya.

2. Berkosakata positif

Menurut kamu, beda enggak sih antara, “Jangan pegang colokan listrik itu, berbahaya!” dan “Tolong jauhi colokan listrik itu, berbahaya, aku tidak mau kamu terluka.” Pernyataan yang pertama dapat terasa sebagai perintah, sementara pernyataan yang kedua dapat terasa sebagai permintaan yang penuh rasa sayang. Dengan mengatakan pernyataan yang tidak menjadikannya sebagai hal negatif merupakan salah satu upaya yang kamu bisa lakukan, lho!.

3. Instruksi bernada positif

Kamu punya dua pilihan dalam mengatakan sesuatu. Untuk itu dibandingkan dengan mengatakan “Jangan panik” terhadap apa yang tidak boleh dilakukan, lebih baik berkata “Tarik napas dahulu, coba tenang sejenak” . Daripada “Jangan berisik, lebay” lebih baik “Tolong hening dulu” atau “Tolong jaket digantung di belakang pintu” daripada “Jangan taruh jaketmu di mana saja”.

4. Mengawali proses dengan kesepakatan bersama

Ketika kita berteman kita dapat saling menghargai dengan menyepakati batasan yang jelas atas kebebasan yang diberikan antar kita dan sahabat kita. Dalam tarikan yang pas, batasan yang dibuat bersama justru dapat membuat anak merasa aman dalam menjalani kesehariannya.

5. Dialog konsekuensial sebagai pengganti hukuman

Kita dapat menanamkan pemahaman kepada teman dan lingkungan bahwa jika kita melakukan kesalahan maka bukan hukuman yang akan kita dapatkan, tetapi konsekuensi atas perbuatannya tersebut. Ketika seseorang menumpahkan air, kita tidak harus memarahi lalu menyuruhnya mengepel begitu saja, namun dengan penuh penghargaan kepada orang tersebut, kita dapat mengajaknya melihat kemungkinan orang lain akan terpeleset dan jatuh, lalu memintanya bertanggung jawab untuk mengepelnya agar menghindari kemungkinan buruk tersebut. Jadi mengepel bukan menjadi hukuman, namun konsekuensi atas apa yang telah ia lakukan, yang dicapai melalui dialog.

Yuk, Cegah Kekerasan!

Nah, itulah beberapa contoh yang bisa kamu terapkan di lingkunganmu. Yuk, cegah kekerasan dengan kasih sayang. Karena kekerasan tidak dapat menghasilkan suatu hal yang positif!. Mahatma Gandhi pernah berkata "When there is love, there is life". Sumber: https://www.quipper.com/id/blog/tips-trick/school-life/teladan-disiplin-positif-bagi-sesama/ Penulis: Jan Wiguna

quote-mark

Where there is love, there is life.- Mahatma Gandhi.

Komentar

Fresh