Jadi 'Pahlawan' Orang Utan Melalui Fotografi | OPINI.id

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup. Melalui pendekatan seni misalnya, seperti yang dilakukan Regina Septiarini Safri (Rere), mantan fotografer Kantor Berita Antara yang kini bekerja sebagai fotografer Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Merasa ‘terpanggil’ untuk pergi ke hutan

Rere (34)—lulusan UPN Veteran Yogyakarta jurusan Public Relations—aktif mengampanyekan isu lingkungan dan satwa yang dilindungi lewat karya fotografi sejak 2012. “Pada pertengahan 2011, saya sedih saat melihat pembunuhan dan perdagangan orangutan di sebuah stasiun televisi. Saya pikir, saya pasti bisa berbuat sesuatu, nih.” (RERE) Dengan modal kamera dan uang pribadi seadanya, pada 2012, Rere pun pergi ke Kalimantan Timur. Bersama Borneo Orangutan Survival Foundation, Rere blusukan selama 8 bulan di sana, untuk memotret langsung orangutan dari tempat konservasi hingga dilepasliarkan di hutan. Dari perjalanan tersebut, Rere mendapat banyak sekali informasi tentang kondisi miris orangutan saat ini, juga kenyataan bahwa keberadaan orangutan ternyata sangat penting untuk bumi. Misinya saat itu hanya satu, yaitu mengabadikan kehidupan orangutan secara riil dan transparan, dan memperlihatkan hasilnya kepada orang ‘kota’ agar menjadi tahu dan peduli.

Buku demi buku, pameran demi pameran

Dari Kalimantan, Rere pun bergerak ke Sumatra. Pada 2013 hingga 2016, ia kembali blusukan ke hutan. Kali ini ke Sumatra, untuk memotret hutan dan satwa-satwa liar yang ada di dalamnya. Semua hasil bidikannya, dipamerkan dan dijadikan buku. Beberapa bukunya yang telah terbit, yaitu Membidik Peristiwa Jadi Berita (2011), Orangutan: Rhyme & Blues (2012), Belajar Membumi Bersama Mbah Rono (2015), dan yang akan datang adalah Before Too Late.

Tebar virus peduli lingkungan

Menurut Rere, keberlangsungan hutan dan isinya itu sangat vital—kepunahan mereka, adalah kepunahan manusia juga. Karena memotret adalah keahliannya, maka ia akan terus berjuang di ranah ini untuk menyebar virus peduli lingkungan hidup pada masyarakat luas.

quote-mark

Yang penting, ada kemauan untuk mulai bertindak.

Berani bertindak

Rere bilang, mungkin langkah yang dilakukannya ini terhitung kecil, dibanding orang-orang yang bekerja di tempat konservasi atau pusat-pusat rehabilitasi satwa. Namun, ia yakin, pelan-pelan namun pasti, usahanya menjaga kelestarian lingkungan akan berhasil bila semua pihak saling kerjasama. Penulis: Ni Luh Wayan Ayu

Komentar

Fresh