Peter Shearer Peduli Warung Makan | OPINI.id

Meningkatkan citra warung makan tradisional yang dianggap hanya konsumsi kalangan menengah kebawah menjadi sebuah tugas yang tidak mudah. Namun ditangan anak muda ini, Peter Shearer, keberadaan warung makan tradisional menjadi berbeda dan diharapkan tak tersisih lalu punah.

Wahyoo Sebuah Pesan Kebaikan

Berlatar pendidikan diploma di bidang periklanan, Peter lulus dari sekolah periklanan Imago, tetapi ia juga pernah mengalami rasanya di-PHK-kan. Kemudian ia membuka usaha sendiri agar tidak menggantungkan nasib pada orang lain. Berbagai bisnis pernah ia jalani, mulai dari bisnis seragam, rumah makan, badut sulap, katering, website, hingga cuci helm. Modalnya berasal dari kocek pribadi yang ia kumpulkan ketika bekerja di Australia selama 1,5 tahun. Lalu muncul ide memoles warung makan (warteg) agar menjadi warung modern kekinian yang tercetus di tahun 2016. Peter mendirikan Wahyoo sebuah perusahaan sosial digital yang melibatkan pengusaha warung makan, pedagang asongan, pemilik produk serta konsumen. Nama Wahyoo yang berasal dari kata wahyu, sengaja digunakan oleh pria ganteng ini, yang diartikan sebagai sebuah kebaikan dan pesan yang diturunkan Tuhan untuk manusia.

Memberikan Edukasi

Aplikasi Wahyoo, berhasil membantu para pelaku usaha warung makan, mulai standardisasi pelayanan, membantu promosi hingga memperhatikan keperluan para pemilik warung salah satunya adalah memberikan pemodalan. Tak hanya itu, Peter juga mengedukasi pemilik warung makan mengenai pentingnya kebersihan, menjaga kualitas makanan, cara mengelola keuangan dan cara memanfaatkan teknologi.

Terobosan Baru

Terobosan baru Wahyoo ini nantinya membuat pemilik warteg tidak perlu lagi pergi ke pasar untuk belanja bahan baku makanan. Kurir dari Wahyoo akan membantu para pemilik warung. Kini di Jakarta saja sudah hampir 500 warteg bergabung di Wahyoo dan Peter menargetkan bakal ada 12 ribu warteg di Jabodetabek akan turut bergabung di pertengahan 2019 mendatang. Penulis: Verani van Driel

Biodata

Peter Shearer Kelahiran Jakarta, 11 Desember 1983 Bisnis: Teknologi inovatif dan media placement. Memegang dua jabatan sekaligus di Grup WIR, yakni sebagai Direktur Pengelola AR&Co sejak tahun 2009, dan CEO DAV sejak tahun 2014. Prestasi: Mengantarkan AR&Co menjadi pemain utama di Asia Pasifik dengan berbagai klien lokal, dan global. Mengantarkan AR&Co meraih penghargaan prestisius Best Augmented Reality Campaign di ajang Augmented Reality Expo 2015 di Silicon Valley, Amerika Serikat. Mengantarkan AR&Co meraih penghargaan Technology Company of the Year dari The European. Membuat terobosan di bidang media placement dengan meluncurkan DAV Indonesia yang dipatenkan di ratusan negara.

Komentar

Fresh