Kota Venice Dibunuh Pariwisata? | OPINI.id

Pada 2017, lebih dari 27 juta orang datang mengunjungi Venice, sebuah kota romantis di Italia. Venice mungkin dikenali sebagai pusat kanal-kanal yang dipenuhi oleh perahu sampan. Tetapi, Venice sedang mengalami masalah yang sangat besar. Simak penjelasan berikut ini!

Turis > Penduduk Lokal.

Pada 1965, ada lebih dari 122.000 orang yang tinggal di Venice. Sekarang, hanya tersisa kurang dari 54.000 orang. Toko-toko lokal kebutuhan penduduk diubah menjadi tempat rekreasi untuk turis. Hal ini memprihatinkan dan menjadi dilema bagi penduduk setempat.

Magnet bagi kapal-kapal pesiar.

Kota Venice menjadi sasaran bagi kapal-kapar pesiar. Aksi pariwisata massal ini mengakibatkan demo dari masyarakat untuk melarang kapal pesiar berhenti di laguna. Menurut mereka, skala penduduk dan turis tidak seimbang. Selain itu, Venice juga menjadi tidak teratur karena perilaku buruk turis.

#EnjoyRespectVenezia

Pemerintah Venice meluncurkan suatu kampanye yang berjudul #EnjoyRespectVenezia. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk mendorong koeksistensi antara turis dan penduduk lokal di kota yang dijuluki "Ratu Laut Adriatik" ini.

quote-mark

Pariwisata mungkin membunuh Venice, tetapi pariwisata juga mungkin adalah kunci keselamatan Venice.

Komentar

Fresh