Maharani Eksplorasi Sejarah Lewat Karyanya | OPINI.id

Karya-karyanya Maharani Mancanagara mengeksplorasi sejarah Indonesia, menggabungkan potret-potret lama, kolase, dan ilustrasi charcoal dengan medium kayu dan kinetic.

Mengenal Karyanya

Maharani Mancanagara yang akrab disapa rani, merupakan seniman Indonesia yang tinggal dan bekerja di Bandung. Ia Lahir di Padang 28 September 1990 dengan campuran budaya Jawa Timur dan Sumatera Barat. Lulus dari Institut Teknologi Bandung, Fakultas Seni Rupa dan Desain, jurusan studio seni grafis. Karya - karyanya mengeksplorasi sejarah Indonesia, yang diturunkan menjadii sebuah media untuk menghubungkan kesenjangan waktu yang berbeda melalui historiografi di masa lalu. Konsepnya juga melafalkan kisah-kisah dunia luar dari sejarah yang cukup populer dan ditransformasikan ke monumen yang di rekontruksi Dari situlah ia berhasil masuk artikel Nylon 30 under 30 Indonesian artist.

Awal Ketertarikan

Dimulai dari cerita perjalanan ayahnya, seorang peneliti ke berbagai daerah terpencil serta cerita tentang asal-usul keluarga menjadi titik dimana rani kecil mencintai sejarah yang ia tuangkan ke dalam media seni. Ketertarikan itulah, yang menjadikan identitas diri untuk mengvisualisasikan karyanya, dalam potret-potret nuansa klasik, kolase, dan ilustrasi charcoal dengan medium kayu dan kinetik.

Seniman di Era Social Media

Adiksi dari berkarya berawal dari keingintahuan dan kegelisahan personal. Media social menjadi wajah baru untuk Maharani Mancanagara mengenalkan hasil karya seninya. Karya karyanya yang tergolong klasik, dikemas dengan konsep masa kini, agar mudah meresap pada masyarakan era global. Ruang berekspresi tanpa batas, membuat Maharani bebas melakukan eksperimen untuk menggerakkan sektor ekonomi dengan karyanya.

Ideologi

“Study the past if you would define the future” – Confucius. Bagi Maharani Mancanagara, suatu penemuan di masa depan tidak lepas dari perjalanannya di masa lalu, maka jika tidak tahu asal-usulnya, bagaimana bisa menemukan itu di masa depan?

Komentar

Fresh