Aditya Ahmad Sineas Muda Indonesia | OPINI.id

Aktif di Production House Miles Film sebagai sutradara di bawah naungan Mira lesmana dan Riri Riza, yang menghasilkan Film pendek berjudul KADO. Kuy kita kenalan lebih dekat dengan Aditya Ahmad.

Penghargaan tak terduga

Aditya Ahmad merupakan sosok pemuda Indonesia yang mencuri perhatian pencinta film internasional. Lewat karyanya ia mengukir nama Indonesia dengan prestasi yang gemilang. Pemuda asli makassar yang lahir pada 29 Mei 1989 ini, merupakan alumni Institut Kesenian Makassar. Ia berhasil menyabet banyak penghargaan di kancah perfilman internasional, sejak di bangku perkuliahan. Film pendek Sepatu Baru arahan sutradara Aditya Ahmad, secara gemilang mendapat Special Mention kategori Film Pendek Generation Kplus 2014 oleh para juri Berlinale. Aditya ahmad mengakui, niat awal film Sepatu Baru sama sekali bukan untuk ikut festival, tapi murni untuk ujian kelulusannya di bangku perkuliahan.

Ketertarikan Awal

Sebelum terjun ke dunia film, Aditya Ahmad lebih menyukai seni gambar, sebelum sekolah ia sangat suka coret-coret tembok, sampai ia mulai dibeliin buku gambar, dan banyak koleksi spidol warna-warni untuk menunjang hobinya itu. Ia juga masih sering menggambar Dragon Ball sampai saat ini. Dunia fantasi anime merupakan kegemarannya.

Sempat Putus Asa

Tahun 2016 aditya ahmad sempat merasakan jenus dalam hidupnya, mencari makna atas apa yang harus ia lakukan. Berbagai pertanyaan tentang hidup datang dan seperti ditaruh di dalam gua kecil, di pojokan, lalu dihujani pertanyaan tentang makna hidup, hingga akhirnya mengasingkan diri ke wakatobi. Ia sempat jadi driver Grab selama dua minggu hanya untuk mengobrol dengan orang. Karna interaksi nyata yang ia butuhkan saat itu.

Menghilang dan Berjaya di Italia

Dari perjalanan demi perjalanan inilah Kado, yang diproduksi di rumah produksi Miles Film, tercipta, Tegas Aditya ahmad. Dibawah bimbingan Mira Lesmana dan Riri Riza. Ia mensutradai film berjudul Kado, yang akhirnya melambungkan namanya di italia. Penghargaan Orizzonti untuk kategori Film Pendek Terbaik pada ajang '75th Venice International Film Festival 2018' (special film bergengsi dan tertua di dunia) berhasil ia sabet.

Inspirasi datang

Inspirasi itu datang ketika bertemu Isfi, teman lama yang menjadi aktor dalam Sepatu Baru. Adit merasa Isfi, yang kini sudah remaja, juga sedang ada dalam keresahan. ia ingin bercerita tentang pergulatan remaja seperti Isfi dalam menemukan identitasnya.

Komentar

Fresh