Semangat Chandra Wahyu Aji | OPINI.id

Kecintaannya terhadap sepak bola membuat Chandra Wahyu Aji tetap semangat jalani hidup meski telah kehilangan satu kaki akibat kanker ganas. Remaja asal Tangerang,Banten ini justru mengumpulkan para penggemar sepak bola dan mendirikan sekolah sepak bola bernama Putra garuda Muda.

Kisah Pelatih Sepak Bola Berkaki Satu

Mungkin tidak semua orang tau siapakah Chandra Wahyu Aji. Dia adalah remaja berusia 16 tahun yang menjalani hidup sebagai pelatih sepak bola di Putra Garuda Muda.

Sejak kecil, sepak bola seakan menjadi kehidupannya. Ia pun banyak menghasilkan prestasi lewat hobinya tersebut, bahkan Chandra pernah lolos seleksi pemain nasional di bawah 14 tahun.

Hanya saja, ia harus rela menerima kenyataan pahit di tahun 2012. Cedera usai tanding dengan klub Singapura menyebabkan retaknya tulang kaki. Kondisinya pun semakin memburuk usai tragedi itu. Apalagi, sejak ia dinyatakan menderita kanker tulang.

Mau tidak mau, ia pun harus merelakan kaki kanannya untuk segera diamputasi. Tetapi, remaja asal Tangerang Banten ini justru tidak patah arang.

Kehilangan satu kaki tidak menjadikan alasan baginya untuk meninggalkan sepak bola dari kehidupannya. Ia pun beralih menjadi pelatih sepak bola. Lewat semangatnya, pemuda difabel ini terus jalani hidup selayaknya putaran bola. Sekolah bolanya yang ada di Petukangan Selatan, Jakarta ini pun mulai ramai peminatnya.

Piala penghargaan di bidang sepak bola masih menghiasi rumahnya meski saat ini ia tak bisa bermain lagi.

null

Komentar

Fresh