Inilah Cara Tiongkok Menguasai Dunia! | OPINI.id

Belt and Road Initiative adalah megaprojek infrastruktur Tiongkok untuk membangun Jalur Sutera abad ke-21. Caranya adalah berinvestasi di negara berkembang mulai dari Panama sampai Indonesia. BRI akan membangun rute darat dan laut yang akan menghubungkan dunia ke Tiongkok. Simak beberapa fakta menarik tentang Belt and Road Initiative berikut ini!

BRI melibatkan 71 negara.

Tujuan utama Tiongkok dalam BRI adalah menghubungkan benua Asia, Afrika dan Eropa. 71 negara yang terlibat setara dengan 1/3 PDB dunia. Beberapa contoh proyek yang dibangun adalah pembangkit listrik di Pakistan, sistem pipa gas di Kazakhstan dan jalur kereta api di Kenya.

Program ambisius, biaya fantastis.

Biaya BRI diperkirakan membutuhkan investasi sekitar 6 triliun USD sebelum 2030. Untuk sekarang, sudah ada sekitar 210 miliar USD yang diinvestasikan dalam BRI. Sampai sekarang, perusahaan-perusahaan Tiongkok telah mengamankan kontrak kerja senilai 340 miliar USD.

Diplomasi jebakan hutang Tiongkok.

Negara yang menerima proyek dari Tiongkok harus membayar harga yang mahal. Lebih dari setengah hutang asing negara miskin seperti Djibouti, Mongolia dan Laos akan ditujukan pada Tiongkok. Pemerintah Tiongkok dikritik karena menargetkan negara-negara dengan rating credit yang rendah dan pemerintah yang tidak stabil untuk mengambil keuntungan strategis.

Xi Jin Ping VS. Trump

Sekarang, pemerintahan Trump hanya fokus pada investasi di AS, meninggalkan pengaruhnya di negara-negara lain. Celah ini menjadi kesempatan bagi Xi Jin Ping, Presiden RRC, untuk memimpin Tiongkok dalam memberi pengaruh yang signifikan pada negara lain di dunia, alias "imperalisme ekonomi abad ke-21".

Kalau Indonesia?

International Finance Corporation (IFC) memperkirakan 274 miliar USD akan diinvestasikan Tiongkok di Indonesia. Kebanyakan dari investasi tersebut dialirkan ke sektor infrastruktur dan energi renewable. Dengan ini, pemerintah berharap projek ini dapat meningkatkan perkembangan ekonomi di daerah-daerah Indonesia.

Kalau kamu, setuju BRI di Indonesia gak?
Iya! Demi pembangunan bangsa!
Gak usah deh, main aman aja!
180 votes

Komentar

Fresh