kesalahan pebisnis muda "muslim" | OPINI.id

Kini banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghasilkan uang. Gak heran kalau banyak bermunculan pebisnis muda yang mencoba peruntungan di dunia bisnis. Walau begitu tetap saja menjalankan bisnis gak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh persiapan matang dan perjuangan ekstra agar bisa sukses dan meraup pundi-pundi uang. Hal itulah yang membuat banyak pebisnis muda gagal dan harus menghadapi pahitnya kebangkrutan. Nah, buat kamu yang baru akan memulai bisnis sebaiknya jangan lakukan tujuh

1. Salah mengalokasikan modal awal

Gak sedikit pebisnis muda yang salah menentukan prioritas mana yang harus didahulukan dan ditunda. Bahkan seringkali mereka menggunakan modal hanya untuk satu sektor kebutuhan aja. Alhasil kebutuhan yang lain jadi gak kebagian anggaran. Contohnya, kamu bisnis distributor sepatu. Mobil pick up memang penting untuk mengirim barang ke konsumen, tapi jika modalnya terbatas dan belum banyak pengiriman. Kamu bisa memilih untuk menyewa kendaraan untuk sementara hingga kondisi keuangan stabil dan banyak konsumen. Jangan terbawa nafsu ingin punya mobil pick up kalau justru membuat pengeluaranmu meledak dan malah gak bisa belanja lagi. Kalau seperti itu yang ada bisnismu akan jalan di tempat dan ujung-ujungnya bisnismu gagal karena gak ada uang yang bisa diputar.

2. Mencampur keuangan PRIBADi

Saat memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis, hal yang harus segera kamu lakukan adalah memisahkan rekening pribadi dan usaha. Jangan mencampuradukkan keduanya. Karena kalau seperti itu kamu gak akan tau siklus uang keluar masuk. Memang kesalahan ini sering terjadi terlebih lagi buat pebisnis yang belum kuat ekonominya. Kadang ada saja kebutuhan mendesak yang membuat mereka terpaksa harus menggunakan dana usaha seperti saat orangtua atau anak masuk rumah sakit. Karena itu ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menghindari kesalahan tersebut, seperti: Membuat pembukuan untuk mengetahui uang keluar masuk. Kalau perlu pekerjaan staff accounting. Tidak memakai uang kantor untuk keperluan sendiri seperti menggunakan uang DP konsumen untuk jalan-jalan. Tidak mengeluarkan dana pribadi untuk usaha seperti menggesek kartu kredit pribadi untuk membeli keperluan ATK kantor. Menggaji diri sendiri. Jadi gaji inilah yang kamu gunakan untuk memenuhi keperluan sehari-hari.

3. Gak konsisten menjalankan bisniS

Kesalahan lain yang membuat para pebisnis muda gagal adalah gak konsisten menjalankan bisnis. Contohnya, awal usaha membuka bisnis restoran dengan menjual ayam geprek sebagai menu andalan. Setelah tiga bulan launching malah berganti bisnis dengan alasan bisnisnya kurang peminat. Ternyata hal itu juga terjadi untuk bisnis-bisnisnya yang lain. Nah, sikap gak konsisten dan gak sabaran itulah yang menjadi pemicu gagalnya bisnis.

4. Hanya memikirkan omzet

Dalam menjalankan bisnis memang yang omzet yang dicari. Tapi kalau yang kamu pikirkan hanya omzet.. omzet dan omzet aja yang ada bisnismu akan gagal. Sayangnya saking fokusnya pada omzet mereka sampai lupa kalau sebenarnya ada yang lebih penting dari itu yaitu profit. Percuma juga kalau omzet tinggi tapi setelah dihitung-hitung ternyata kamu malah rugi contohnya biaya operasional yang terlalu tinggi. Karena itu, lebik baik kamu tidak mendapatkan omzet yang tinggi tapi dapat keuntungan setiap bulannya. Karena yang dinikmati dari bisnis bukanlah omzet tapi profit.

5. Takut gagaL

Risiko dalam menjalankan bisnis adalah kegagalan. Tapi tahukah kamu kalau banyak pengusaha yang justru sukses setelah dia gagal salah satu contohnya saja Bob Sadino. Benar kata pepatah, kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Jadi kamu jangan pernah takut gagal. Karena kadang kita harus jatuh bangun, rugi dan gagal dulu. Dari situ baru kita bisa belajar dan sukses. Karena itu kalau kamu punya ide bisnis, gak perlu ragu untuk memulainya. Asalkan sudah diperhitungkan dengan matang maka semua akan berjalan dengan lancar

6. Gak mengutamakan konsumen

Konsumen adalah raja. Karena itu perlakukanlah konsumen dengan baik salah satunya adalah dengan menyapa dan tersenyum saat mereka datang. Bersikap ramah kepada konsumen itu harus. Tapi ingat jangan berlebihan karena yang ada justru membuat mereka terganggu. Ujung-ujungnya mereka gak mau datang ke tempatmu lagi. Gak cuma itu aja, kamu juga harus bisa mengubah mereka menjadi konsumen yang loyal dan menjadi pelanggan tetapmu. Dengan begitu akan terjadi repeat orderdan bahkan mereka gak akan segan untuk menawarkan produkmu ke teman-temannya.

7. Ragu mengambil keputusan

Sulit mengambil keputusan tentu bisa dirasakan oleh siapa saja. Bukan hanya untuk bisnis tapi untuk urusan yang lainnya juga demikian. Sayangnya banyak pebisnis muda yang sering takut mengambil kebijakan atau inovasi baru sehingga bisnis yang dia jalani stak di jalan atau tidak ada kemajuan. Perlu diketahui kalau ingin menjadi pengusaha sukses maka kamu harus memiliki sikap tahan banting dan berani mengambil risiko. Asal semua udah memiliki perencanaan dan perhitungan yang matang.

quote-mark

"lakukan bisnis itu karna allah dan ibadah,insyaallah berkah,dan profit bertambah"

Komentar

Fresh