Sst... diam-diam dolar tembus 15.000 | OPINI.id

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp 15.065 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pasar spot.

Gerilya dolar tumbangkan rupiah

Indonesia sedang berduka dengan tragedi gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Namun, ada satu titik yang sedikit terlupakan ditengah hiruk pikuk bangsa ini. Ratna Sarumpaet? Bukan, bukan permasalahan berita hoax yang ujungnya hanya sebuah operasi plastik tapi lebih kepada nilai tukar rupiah dengan dolar Amerika Serikat. Bisa dibilang, saat ini dolar sudah tembus diangka 15.077.25. Namun, lagi dan lagi Gubernur BI minta masyarakat Indonesia untuk tidak panik. Bahkan, Menteri Keuangan Sri Mulyani pun mengatakan jika kita dalam keadaan baik saja. Berbeda dengan pendapat Mantan Menko Perekonomian, Rizal Ramli. Menurutnya, Sri Mulyani harus bertindak cepat dalam menghadapi situasi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Dia menyebut Sri Mulyani jangan telat mikir (telmi).

Dolar naik, masyarakat malas beli barang elektronik

Kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat yang tembus di angka Rp 15.000 terhadap rupiah langsung memberikan imbas yang signifikan. Salah satunya adalah para pedagang laptop di Mangga Dua Mal, Jakarta Utara. Mereka merasa jika penjualan sepi akibat penguatan nilai dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah. Menurut salah satu pedagang, Desi saat ini pihaknya menjual harga laptop sesuai dengan harga yang ditetapkan dari pabrik, sehingga tidak ada angka yang dilebihkan atau dikurangi.

Menurutmu dolar bisa turun dan kembali normal lagi gak?
Bisa
Gak mungkin
593 votes

Komentar (2)

Fresh