Batik Tertua dari Nusantara Abad V | OPINI.id

Sebelum batik seperti yang sekarang kita kenal, yaitu teknik menghias dengan menahan warna/celup rintang memakai lilin malam (teknik wax-resist dyeing), ternyata orang Indonesia sudah mengenal pembuatan batik dengan teknik lebih sederhana sejak Abad V. Teknik sederhana ini menjadi cikal bakal adanya batik dengan teknik khas Nusantara tanpa adanya pengaruh budaya negara lain.

Batik Simbut

Simbut dalam bahasa Indonesia berarti Selimut. Kain atau Batik Simbut berasal dari suku Badui pedalaman di Tatar Sunda yang kental dengan peradaban lama. Motif batik Simbut berbentuk daun yang menyeruai daun talas. Motif tersebut merupakan motif yang paling sederhana Kain Simbut sudah ada saat jaman Kerajaan Tarumanagara, hal ini ditemukan pada artefak abad ke V yang menjelaskan tentang teknik menahan warna pada kain simbut, yaitu dengan menggunakan bahan dari bubur ketan. Sebagai penahan warna pada kain simbut dipakai nasi pulut (bubur ketan) yang dilumatkan dan dicampur air gula. Kain lalu dicelupkan ke dalam cairan pewarna yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan. Kemudian nasi pulut dikerok dan bagian yang ditutupi nasi pulut tetap tinggal putih seperti warna asli kain.

Batik Sarita

Mungkin tak banyak yang mengenal batik Toraja, padahal selain Banten, daerah ini juga memiliki batik dengan teknik rintang tertua di Indonesia yang ada sejak abad ke V. Kain Sarita adalah batik-nya orang Toraja. Namun batik ini berbeda dengan batik-batik yang ada di Jawa, perbedaannya terletak pada corak, motif, dan perintang warna (zat pewarnanya) yang digunakan pada proses pembuatannya. Pada kain Sarita, perintang warnanya menggunakan 'malam lebah, tapi kadang-kadang mereka juga membuatnya dari 'bubur beras,' seperti pada proses pembuatan Kain Simbut di Badui. Namun sayangnya kain ini sudah tidak dibuat lagi oleh keturunan masyarakat Toraja sejak 1880, sehingga batik asli Toraja ini sudah punah sejak 1880.

Lihat Batik Tertua di Museum Tekstil

Kain Simbut dan Kain Sarita dari abad ke V dengan menggunakan teknik perintang warna sederhana dari alam, memang sudah tak diproduksi lagi. Namun kamu bisa melihat kain batik tertua (asli) ini di Museum Tekstil Jakarta, Jalan Aipda K.S. Tubun No.4, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Museum ini merupakan sebuah cagar budaya yang secara khusus mengumpulkan, mengawetkan, serta memamerkan karya-karya seni yang berkaitan dengan pertekstilan Indonesia.

Sejak kapan kamu tahu klo Indonesia punya Batik Tertua dari Abad V?
Tahu, sejak lama
Baru tahu sekarang
69 votes

Komentar

Fresh