Yerusalem Miliki Isreal Karena Kereta Cepat | OPINI.id

Israel baru saja uji coba kereta cepat, yang hubungkan bandara dan Ibu Kota Tel Aviv dengan Yerusalem. Atas beroperasinya kereta ini, mereka klaim bahwa Yerusalem sah telah jadi bagian Isreal.

Kereta Api Politis

Proyek kereta api ini telah diinisiasi sejak lama, tepatnya tahun 1990-an. Namun baru mulai groundbreaking tahun 2008, dengan bantuan tiga perusahaan asing yakni Bombardier (Kanada), Semi (Spanyol) dan Alstom (Prancis). Dalam peresmiannya bersama PM Israel Benjamin Netanyahu, Menteri Transportasi Israel Yisrael Katz menyebut kereta cepat jadi penanda Yerusalem adalah bagian dari mereka. "Sekarang terjawab sudah pertanyaan orang-orang banyak tentang koneksi dan kepemilikan orang Yahudi terhadap Yerusalem. Sekarang kami terhubung dengan Yerusalem," ucap Katz dikutip AFP.

Jalur Kereta Kontroversial

Pihak Isreal sebut kereta berkecepatan 160 km per jam ini melintasi wilayah rawan konflik, yakni Tepi Barat. Diketahui, Tepi Barat memang masih jadi sengkat antara Israel dan Palestina. Namun berdasarkan catatan sejarah, memang ada invasi oleh Israel atas Palestina tahun 1967 atas wilayah tersebut, termasuk titik dimana terbangun staiun di Tembok Ratapan. Pada titik yang sama juga terdapat kompleks Masjid Al-Aqsa, salah satu masjid suci umat muslim. Di sana bersinggungan pula dengan bangunan Kubah Batu (Dome of The Rock).

Komentar

Fresh