Larangan tato di pusaran seleksi CPNS 2018 | OPINI.id

Hingar bingar Calon penerimanaan Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali dimulai lagi. 238.015 lowongan CPNS 2018 pun dibuka oleh pemerintah.

Tapi ada beberapa persyaratan yang ditetap oleh masing-masing institusi seperti halnya penggunaan Tato pada bagian tubuh.

CPNS gak boleh bertato, emang kenapa?

Mungkin gak semua instansi pemerintah memberlakukan persyaratan seperti ini, kecuali Kementerian Hukum dan HAM. Sekalipun boleh, tato itu harus berdasarkan adat istiadat. Lantas bagaimana dengan orang yang punya tato tapi bukan karena adat dan kriminal, melainkan karena lifestyle? Sepertinya masih taboo dan dilarang juga. Bisa dibilang, stigma negatif terhadap orang bertato masih berseliweran ditengah lowongan CPNS 2018 ini. Dalam hal kesehatan misalnya, orang yang menggunakan Tato dianggap berpotensi besar menularkan berbagai macam penyakit karena cara pembuatannya dan dianggap sangat beresiko kepada pegawai lainnya. Tapi lucunya, jika dalam proses rekrutmen tetap mengharuskan adanya tes kesehatan, lalu buat apa melarang penggunaan tato dengan alasan tersebut? so weird! Tato ini sebenarnya permasalahan klasik dalam tatanan kehidupan sosial, karena seringkali dikaitkan dengan perilaku negatif seseorang dalam kehidupan sosial dan agama. Sedangkan dalam sudut pandang lain, banyak yang beranggapan bahwa persyaratan CPNS yang melarang pelamar bertato, merupakan tindakan diskriminasi yang sangat serius, karena tidak semua orang bertato adalah orang jahat.

Pemerintah harus revolusi mental total

Mungkin sudah revolusi sih, coba aja tengok sosok Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Bisa dibilang,ibu Susi adalah sosok yang mengubah gaya pikir monoton pemerintah dalam melihat kemampuan seseorang. Tapi, ibu Susi belum juga bisa dijadikan role model 100 persen dalam pembuatan syarat umum CPNS yang mengharamkan tato, sebab beliau adalah orang yang ditunjuk atas hak prerogatif presiden, bukan lewat tahapan proses CPNS. Walaupun begitu, keberadaan Ibu Pudjiastuti tetap merupakan simbol hasil dari dobrakan besar atas stigma negatif Tattoo yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Menurutmu orang bertato tanpa catatan kriminal dengan prestasi segudang boleh gak jadi CPNS?
Harusnya boleh
Gak bolehlah kurang pantas
1009 votes

Komentar

Fresh