Legitnya Lapis Legit | OPINI.id

Kue tradisional Indonesia yang mampu bersanding dengan kue khas andalan negara-negara lainnya.

Lapis Legit: Kue Tradisional Terlezat di Dunia

Siapa yang menyangka kalau kue tradisional Indonesia Lapit Legit didaulatkan sebagai kue terlezat di dunia. Kabar pendaulatan lapis legit sebagai kuet tradisional Indonesia yang lezat ini terpampang baru-baru ini di situs berita CNN.

Lapis Legit Sudah Eksis Sebelum Indonesia Merdeka?

Kue yang terasa aroma kayu manis saat dikunyah dalam mulut ini ternyata punya sejarah yang panjang loh! Bahkan, lapis legit disinyalir sudah eksis sebelum Indonesia merdeka.

Lapis legit punya ikatan erat dengan bangsa Belanda. Usai menjajah Indonesia, Belanda mewariskan beberapa kuliner kepada Indonesia seperti Kappertaart,brudel,brut goreng dan aneka cookies.

Nah, kue lapis legit ini dibuat oleh orang Belanda yang tinggal di Hindia pada era jajahan. Menurut Kepala Program Studi Belanda FIB, UI,Achmad Sunjayadi kue ini muncul di Indonesia karena rempah-rempah khas kita seperti kayu manis.

Lapis legit dulu punya nama Spekkoek (spekuk) yang diambil dari bahasa Belanda. Atau dengan nama lain yaitu bolu lapis dan sekarang berubah namanya jadi lapis legit.

Lapis legit kue lokal yang hits bekas peninggalan Belanda.

null

Lapis Legit vs Lapis Surabaya

Kuliner Indonesia itu memang gak ada matinya. Salah satunya adalah kue lokal yang masuk ke jajaran sebagai kue tradisional terlezat di dunia.

Apalagi kalau bukan lapis legit. Bicara kue lapis legit, banyak juga orang yang gak bisa membedakan lapis legit dan lapis Surabaya. Walaupun sama-sama menggunakan sponge cake pada bahan utamanya, tapi tetap saja berbeda.

Nah, dimana sih perbedaannya? Lapis Legit khas dengan aroma rempah. Tiap lapisannya dioven satu persatu dalam satu loyang. Sedangkan Lapis Surabaya dapat dimasak dalam tiga loyang yang berbeda, lalu disatukan dalam satu loyang menggunakan selai.

Oleh karena itu, dari segi proses memasak, Lapis Legit butuh perlakuan lebih khusus. Delapan belas lapisannya dioven satu per satu. Tentu proses pembuatannya memakan waktu yang lebih lama

Komentar

Fresh