Kartini | OPINI.id

Raden Ajeng Kartini dikenal sebagai wanita yang mempelopori kesetaraan derajat antara wanita dan pria di Indonesia

Perjuangan R.A Kartini

Radeng Adjeng Kartini adalah anak perempuan dari seorang patih yang kemudian diangkat jadi bupati Jepara, Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat.

Awal perjuangan Kartini itu dimulai sejak usianya 12 tahun. Ia dilarang untuk melanjutkan studinya setelah sebelumnya bersekolah di Europese Lagere School (ELS) dimana ia bisa belajar bahasa Belanda.

Nah, larangan buat mengejar cita-citanya bersekolah yang muncul dari keluarganya serta berita tentang kemajuan wanita-wanita di Eropa inilah yang menyulut hatinya untuk memperjuangkan hak wanita di Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan.

Kisah R.A Kartini Dituangkan Dalam Film

Peracik buku Habis Gelap Terbitlah Terang ini merupakan pahlawan perempuan dari Indonesia. Ia adalah seorang perempuan yang berjuang untuk memajukan kaum perempuan sejak abad ke-18.

Kini, kisahnya coba dituangkan dalam sebuah film terbaru berjudul Kartini. Film besutan Hanung Bramantyo ini menjadikan aktris ternama Dian Sastro sebagai Kartini, Acha Septriasa (adik kandung Kartini), Adini Wirasti (Soelastri), Deddy Sutomo (ayah Kartini), dan sebagainya.

Menurut Hanung, meskipun Kartini sudah lama tetapi pemikiran Kartini dianggapnya masih sesuai diterapkan sekarang ini. Itulah sebabnya kenapa ia pilih Kartini yang jadi tokoh utama filmnya.

"Pemikiran Kartini masih relevan sampai sekarang. Kartini dibatasi karena kebudayaan sebagai bangsawan yang harus menikah dengan bangsawan. Orangtua kalau punya anak perempuan, sampai sekarang, suka berfikir anak ini akan menikah dengan siapa. Dulu kebudayaan dipakai untuk membatasi aktivitas perempuan, sekarang agama yang dipakai untuk membatasi aktivitas perempuan," jelas Hanung.

Film Kartini Penuh Bintang Berbakat

Membuat sebuah film yang menceritakan kisah perjuangan seorang pahlawan bukanlah perkara mudah. Selain harus mendapatkan restu dari pihak keluarga, pemilihan aktor jugalah penting. Oleh karena itulah, Hanung menghadirkan sederatan aktris Ibukota ternama dalam film Kartini.

Di film ini banyak aktor berbakat peraih Piala Citra untuk membintangi film Kartini. Terutama tokoh Raden Adjeng Kartini yang diperanin sama Dian Sastrowardoyo (peraih piala Citra 2012), Deddy Sutomo ayahanda Kartini (peraih piala citra 2015) dan Christine Hakim sebagai Ibundanya (peraih piala Citra tahun 1974,1977,1979,1985,1983 dan 1988 dan 2014).

Tidak ketinggalan Acha Septriasa peraih piala Citra 2012 lewat film Test Pack juga turut bermain di film ini sebagai adik kandung Kartini beserta Ayushita peraih Piala Citra 2013 yang juga jadi adik Kartini.

Foto keluarga Kartini dalam film terbaru besutan Hanung.

null

Dian Sastro harus belajar bahasa Belanda sebanyak 64 'ayat' di film Kartini.

null

Film Kartini ini rencananya akan tayang di seluruh bioskop nasional pada tanggal 19 April 2017.

null

Dian Sastrowardoyo di Panggung Para Perempuan Kartini

Aktris Dian Sastrowardoyo membacakan surat Kartini ketika tampil pada Panggung Para Perempuan Kartini di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (11/4/2017) malam. Kegiatan itu untuk menyambut peringatan Hari Kartini pada 21 april mendatang. Foto: Antara Foto/Wahyu Putro A

Sri Mulyani di Panggung Para Perempuan Kartini

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) bersama aktris Chelsea Islan (kanan) membacakan surat Kartini ketika tampil pada Panggung Para Perempuan Kartini di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (11/4/2017) malam. Kegiatan itu untuk menyambut peringatan Hari Kartini pada 21 april mendatang. Foto: Antara Foto/ Wahyu Putro A

Panggung Para Perempuan Kartini

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri), Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (tengah) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) menghadiri acara Panggung Para Perempuan Kartini di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (11/4/2017) malam. Kegiatan itu untuk menyambut peringatan Hari Kartini pada 21 april mendatang. Foto: Antara Foto/ Wahyu Putro A

Komentar

Fresh