Dewan Adu Jotos | OPINI.id

Kericuhan di parlemen beberapa kali terjadi. Anggota dewan bahkan terlibat baku hantam. Tak hanya di DPR tapi juga di DPD. Apa memang begitu cara anggota dewan menyelesaikan masalah?

Laga Anggota Dewan

Bukannya menyelesaikan permasalahan, justru banyak sekali anggota dewan yang ujung-ujungnya terlibat baku hantam karena beda pendapat.

Indonesia termasuk salah satunya. Di Indonesia, hampir seringkali terjadi aksi baku hantam para anggota dewan.Banyak yang menyesalkan sikap para anggota dewan ini karena dianggap tidak memberikan contoh yang baik

Adu Jotos Karena Masalah Pribadi

2 tahun lalu, aksi memalukan datang dari Wakil Rakyat kita. Mereka terlibat adu jotos di lorong dekat Sekretariat Komisi VII DPR RI.

Dua wakil Rakyat yang terlibat pertarungan adalah Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Mulyadi dan anggota Komisi VII DPR RI, Mustofa Assegaf.

Pemicunya sebenarnya sepele, bukan karena perbedaan pendapat atau membela hak rakyat. Tetapi, semuanya dipicu oleh permasalahan pribadi yang dibawa ke dalam gedung parlemen.

Hal ini diakui oleh Sekretaris Fraksi Partai Demokrat, Didik Mukrianto yang menyesalkan kejadian ini terjadi.

Dari Bercanda, Wakil Rakyat Sampai Adu Jotos

Tahun 2010, sejumlah orang dibuat kaget di Gedung DPRD Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Mereka dibuat kaget oleh dua anggota DPRD yang tiba-tiba saja adu jotos.

Keributan ini membuat beberapa perempuan berteriak histeris. Sebelumnya, tak ada yang tahu apa penyebab pertengkaran yang melibatkan Samsudin dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Yoga Sugama dari Fraksi Gerindra Nurani Rakyat.

Namun, menurut beberapa saksi yang sempat mendengar keributan di antara keduanya, perselisihan bermula ketika salah satu di antara mereka melontarkan gurauan terkait perolehan suara. Gurauan itu berlanjut dengan perang mulut. Entah bagaimana cerita perang mulut itu, tiba-tiba bogem mentah Yoga Sugama mendarat di pipi kiri Samsudin.

Komentar

Fresh