Hukum Mudharabah Pedagang Cilok | OPINI.id

Wawancara Penjual Cilok

Lokasi terjadinya wawancara di daerah parung bogor jawa barat

Yang pertama saya mewawancarai seorang pedagang cilok yang berada di pasar parung Bogor, ketika saya mewawancarai penjual cilok tersebut yang sangat antusias ketika saya wawancara banyak sekali penjelasan yang si penjual ini paparkan, salah satunya sistem penjualan dagangannya tersebut yang mana si bapak itu mengambil cilok dari bosnya, dimana si penjual cilok disini sebagai mudharib atau pengelola usaha, karena untuk berjualan cilok ini tidak diperlukan modal berupa uang, tetapi hanya dituntut sesuai dengan kriteria perusahaan dalam menjual cilok. Berikut ini hasil wawancara saya dengan mang suparma, sang penjual cilok gurilem. Ridwan : Assalamualaikum wr wb Mang cilok : waalaikumsalam wr wb Ridwan : Okey pa disini saya dapat tugas dari kampus buat ngewawancarain tentang orang yang berdagang dengan sistem mudharabah atau bagi hasil. Tadi kata bapak cilok gurilem ya? Mang cilok : iya Ridwan : Nama bapak boleh tau ga? Mang cilok : boleh Ridwan : Siapa pa? Mang cilok : Suparman Ridwan : Okey bapak suparman, udah berapa bapak usaha ini? Mang cilok : Kurang lebih 3 bulan lah Ridwan : Kira-kira berapa orang yang bekerja di tempat bapak? Mang cilok : Ya banyak sih Ridwan : Puluhan gitu? Mang cilok : ya ada segitu lah Ridwan : kalau sistem permodalan di tempat bapak ngambil cilok tuh seperti apa? Mang cilok : kalau dari bosnya sih perbiji, perbijinya Rp 700,- dan saya jual Rp 1.000,- perbiji. Ridwan : jadi sistem bagi hasilnya 30% dengan 70% ya? Mang cilok : 70% buat bos, 30% buat saya, tapi itu masih kotor Ridwan : pendapatan kotornya bapak perhari berapa tuh? Mang cilok : ya paling kadang-kadang kalau lagi rame sekitar Rp 90.000,- kalau sepi ya paling sekitar Rp 60.000,-. Ridwan : kalau misalkan pendapatan kotornya Rp 90.000,- berarti pendapatan bersihnya berapa? Mang cilok : ya tergantung gimana pengeluaran perharinya berapa, kalau misalkan waktunya ganti gas ya lebih nombok lagi. Ridwan : oh iyaiya, kalau terjadi kerugian gimana tuh? Mang cilok : kerugian ya saya tanggung sendiri, walaupun orang lain ada juga kalau sisa di kembaliin, tapi kalau saya kerugian saya tanggung sendiri, karna itu tanggung jawab saya. Ridwan : oke oke, nah ini yang terakhir pak, bapak nyaman ga kira-kira dengan sistem bagi hasil yang bapak jalani selama ini? Mang cilok : yaaa saya biasa-biasa aja sih, yang penting ada buat makan dari hasil jualan Ridwan : oke pak terimakasih untuk waktunya, maaf banyak menyita waktunya Mang cilok : Iya gak apa-apa de Ridwan : Wassalamualaiku wr wb Mang cilok : Waalaikumsalam wr wb.

Komentar

Fresh