Keluhkan Suara Azan, Lho Kok Kasihan.. | OPINI.id

Akhir-akhir ini adanya berita heboh tentang Kejadian yang terjadi di Tanjung Balai, Sumatera Utara. Kejadian itu merupakan akibat keluhan Meiliana atas suara pelantang masjid yang melantunkan azan dianggap terlalu bising.

Terlalu Bising

Meiliana menyatakan bahwa ia merasa terganggu karena pengeras suara azan saban hari dinyalakan. Ia menyampaikan keluhan itu ke tetangganya dan meminta tolong untuk menyampaikan kepada BKM masjid untuk mengecilkan volume azan.

Adanya Mediasi

Pada 29 Juli 2016, akhirnya tetangga Meiliana menyampaikan kepada pengurus masjid. Pada akhirnya pengurus masjid pun datang untuk berdialog. Bahkan, suami Meiliana sudah meminta maaf atas ulah istrinya tersebut.

Timbulnya Amarah Masa

Cerita tentang keluhan Meiliana sudah tersebar di antara warga, dan akhirnya memicu kemarahan. Menyebabkan sebanyak delapan kelenteng dan tiga vihara dirusak oleh para warga yang marah akibat kasus tersebut. Padahal mereka belum tau pasti lho tentang perkara yang terjadi.

Meiliana Akhirnya Dilaporkan Ke Polisi

Pada maret 2017, Meiliana ditetapkan sebagai tersangka penistaan agama. Meiliani dikenakan pasal 156 subsider 156a KUH Pidana tentang penistaan agama, sama seperti Ahok.

Menurut kalian pantas gak sih Meiliana di hukum karena permintaan mengecilkan volume suara azan?
Iyalah jelas!
Tidak, masih bisa di tolelir
500 votes

Komentar (4)

Fresh