Upacara 17an di Gunung? Baca ini! | OPINI.id

Hampir setiap tahun selalu ada saja yang melaksanakan upacara bendera di gunung pada tanggal 17 Agustus. Kalau kamu berniat melakukan hal serupa untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI, baca dulu ini:

Urus Perizinan

Beberapa daerah pendakian yang tergolong dalam kawasan konservasi mewajibkan pendaki mengajukan Surat Ijin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI)—izin yang diberikan oleh pejabat yang berwenang kepada pemohon untuk masuk kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam dan taman buru bagi para pendaki. Jadi sebelum terlanjur dan nantinya kecewa, pastikan kamu sudah mendapatkan SIMAKSI terlebih dahulu.

Bukan Eksistensi Semata

Sayangnya, semenjak hadirnya media sosial, banyak pendaki dadakan yang mengikuti upacara di gunung. Hanya demi eksistensi di media sosial lantas mereka lupa mempersiapkan fisik dan logistik dengan baik. Persiapan yang matang tentu akan membuat pendakian menjadi menyenangkan. Yang paling penting, jangan mengeluh di media sosial karena gunung berubah menjadi ‘pasar’. Ingat, kamu juga menjadi bagian dari pendaki yang memadati gunung tersebut.

Bijak Menentukan Waktu Mendaki

Upayakan waktu yang tepat untuk mendaki. Pendakian di hari libur seperti 17 Agustus bisa dipastikan sangat ramai. Mengantre di jalur pendakian tak bisa dihindari terutama di malam menjelang tanggal 17 Agustus. Jangan kaget jika mendapati area kemping sudah dipenuhi dengan tenda-tenda pendaki. Kedatangan lebih awal akan memungkinkan kamu memilih tempat yang bagus mendirikan tenda.

Tanyakan Jadwal

Upacara di gunung tidaklah sama dengan upacara di sekolah atau di tempat-tempat formal lainnya. Biasanya dilakukan sebelum atau saat matahari terbit dan hanya dilakukan beberapa menit, tanpa adanya pembukaan atau sambutan dari inspektur upacara. Jadi sebaiknya cek kembali detail waktu dan tempat pelaksanaan upacara di tempat tujuan kamu.

quote-mark

“take nothing but pictures, leave nothing but footprints, kill nothing but time”

Nikmati dan Jangan Tinggalkan Sampah

Bagaimanapun situasinya, nikmati saja dan bersyukurlah bahwa kini kita sudah hidup di alam kemerdekaan. Yang paling penting juga adalah, jangan tinggalkan sampah. Sampah menjadi ancaman bagi gunung-gunung yang dikunjungi pendaki secara serempak. Jadi jangan lupa bawa ‘turun’ sampah kamu, ya.

Kapan terakhir kamu upacara kemerdekaan?
Wah, waktu SMA kayaknya.
Tahun lalu donk!
Lupa
31 votes

Komentar

Fresh