Trotoar Jadi Kandang Sapi-Kambing | OPINI.id

Permasalahan yang tak ada kunjung habisnya ini terjadi lagi. Jelang Idul Adha, lapak penjualan hewan di trotoar semakin menjamur. Total sudah ada 41 lapak sampai saat ini.

Dagang Boleh Asal Taat Aturan!

Mengatur orang Indonesia itu sangatlah sulit. Dikeraskan, mereka pasti berontak dan beranggapan pemerintah tidak pro sama rakyat kecil. Inilah yang menjadi akar, kenapa pelanggaran kerap terjadi. Seperti halnya jelang Idul Adha. Menurut Perda No 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban umum melarang pedagang hewan kurban menggelar lapak di trotoar, badan jalan, taman, dan fasilitas umum lainnya. Tapi nyatanya, sampai saat ini sudah ada 41 lapak hewan kurban di pinggir jalan dan trotoar. Padahal Asian Games juga sudah tinggal menghitung hari. Bisa dikatakan, para pedagang hewan kurban ini sudah melanggar aturan. Secara tidak langsung, mereka sudah merenggut hak para pejalan kaki dengan mengatasnamakan 'Rakyat Kecil'.

Pedagang Hewan Kurban Bandel Kudu Ditindak

Bicara lapak lagi ramai nih isu lama yang bangkit lagi. Apalagi kalau bukan membuat kandang hewan kurban di jalanan dan trotoar hanya untuk kepentingan penjualan. Ya, bisa dibilang saat ini sudah ada 41 lapak hewan kurban yang dianggap melanggar peraturan Perda No.8 tahun 2007.Bahkan, menurut Kepala Satuan Pelaksana Kecamatan Jagakarsa, Jaksel, Ayuni. Jelang Idul Adha lapak penjualan hewan kurban pun semakin banyak. Dan tidak sedikit para pedagang juga memanfaatkan fasilitas pejalan kaki. Ayuni pun bakal berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menertibkan. "Kita hanya memberikan saran ke satpol pp. untuk merapihkan pedagang yang berjualan di trotoar , taman hijau, dan fasilitas pemerintah," ucap dia. Sumber : Merdeka.com

Menurutmu harus ditindak tegas gak nih?
Wajib dong kalau melanggar
Gak usah
116 votes

Komentar (1)

Fresh