5 Langkah Awal Mempersiapkan Pernikahan | OPINI.id

“Tiada hasil yang mengkhianati usaha” nampaknya hal itu juga berlaku dalam menyelenggarakan sebuah pernikahan di era modern ini. Membuat sebuah pesta pernikahan yang sempurna tentu membutuhkan persiapan dan perencanaan yang matang. Stres memikirkan persiapan pernikahan dari A-Z tak lagi dapat dihindari karena bagi kebanyakan orang, mempersiapkan pernikahan menjadi kali pertama mereka mengurus suatu acara besar yang melibatkan banyak pihak.

1. Guest Come First

Tamu adalah raja, hal ini juga berlaku dalam mempersiapkan hari pernikahan. Pastikan jumlah tamu yang diundang sesuai dengan kapasitas venue & jumlah porsi makanan yang dipesan. Perkirakan satu tamu membutuhkan space sebesar dua sampai tiga meter persegi. Mungkin terlihat terlalu besar, tetapi harus diingat Anda membutuhkan space untuk meja, panggung untuk band, juga dance floor.

2. Get Organizationally Focused

Meeting dari satu vendor ke vendor lainnya, jangan sampai brosur dan informasi yang mereka berikan tercecer begitu saja. Catatlah setiap informasi dan buatlah scrapbook ala Anda dan pasangan dalam sebuah binder. Anda bisa menempel gambar gaun favorit dari majalah atau internet dan menunjukkannya pada vendor. Anda juga dapat mencatat kontak vendor-vendor dalam binder tersebut.

3. Make a Meal Plan

Memberikan ekstra konsumsi untuk para kru Wedding Organizer (WO), fotografer, personil band dan kru dari vendor lainnya yang bertugas seringkali terlupakan oleh pasangan yang hendak menikah. Pastikan Anda mencatat jumlah kru yang terlibat di hari pernikahan dan menyiapkan bujet tertentu untuk konsumsi mereka nanti. Tidak harus makanan yang disajikan oleh hotel tempat resepsi, untuk menghemat bujet Anda dapat mencari vendor catering lain yang lebih murah untuk para kru yang bertugas.

4. Leave Some Room in Your Wallet

Umumnya bujet pernikahan yang ideal mengikuti formula ini: 48-50 % untuk katering, 8-10% untuk bunga dekorasi, corsage, maupun hand bouquet, 8-10% untuk gaun dan jas pengantin, 8-10% untuk MC dan entertainment, 10-12% untuk foto dan video, 2-3% untuk undangan, 2-3% untuk suvenir, dan 8% untuk jasa Wedding Planner, dan yang terpenting 5-10% untuk pengeluaran tidak terduga seperti biaya cetak ekstra undangan di kala kurang atau terjadi kesalahan ketik, dan hal-hal tidak terduga lainnya.

5. Don`t Be Afraid to Ask

Jangan takut bertanya kalau tak ingin terjadi miss communication di acara pernikahan nantinya. Pesta pernikahan yang sempurna tidak lepas dari komunikasi yang baik dan lancar antar calon pengantin dengan Wedding Organizer maupun vendor-vendor yang terlibat. Anda harus sepenuhnya terbuka dan jujur dengan bujet dan ide-ide Anda kepada mereka, feel free untuk merombak hal-hal yang dirasa kurang sesuai dengan keinginan Anda dan pasangan sebelum eksekusi di hari-H. Pastikan ekspektasi Anda sesuai dengan realita yang akan terjadi di acara nantinya. Belum yakin ingin memulai persiapan pernikahan dari mana? Anda juga bisa berkonsultasi dengan Wedding Planner & Organizer untuk meminimalisir resiko kesalahan dalam mempersiapkan hari bahagia Anda.

Jadi Kira-Kira Kamu Butuh WO Gak untuk Persiapan Pernikahanmu Nanti?
Ribet Banget
Biasa Aja
0 votes

Setelah Tahu Langkah-Langkah Awal Mempersiapkan Pernikahan, Kira-Kira Kamu Butuh WO Gak?
Butuh
Bisa Sendiri
100 votes

Komentar (1)

Fresh